Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim U-17 Uji Coba Terakhir di Surabaya

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim U-17 Uji Coba Terakhir di Surabaya Doc: Foto : PSSI
Ket. sesi latihan I Tim U-17 Indonesia melakukan persiapan jelang mengikuti Piala Dunia U-17 2023, sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/10).

JAKARTA - Sebelum memasuki Piala Dunia, skuad U-17 Indonesia, asuhan Bima Sakti, akan memainkan satu kali lagi uji coba. Uji coba akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, sekaligus mencoba lapangan.

Piala Dunia U-17 akan dilakukan 10 November sampai 2 Desember. Saat ini tim U-17 masih latihan di Stadion Gelora Bung Karno dan akan bertolak ke Surabaya 3 November. "Rencana kita akan ada satu lagi uji coba di Surabaya. Ini sekalian kita coba lapangan Stadion Gelora Bung Tomo," ujar Bima. Penyisihan Tim U-17 Indonesia (Grup A) akan dilakukan di Stadioan Gelora Bung Tomo.

Untuk calon lawan laga uji coba terakhir, menurut Bima, dari tim lokal. "Kami akan coba semua pemain," ujar Bima Sakti. Dia juga mengatakan dua pemain diaspora Welber Halim Jardim dan Amar Rayhan Brkic diproyeksikan memperkuat Garuda Muda di Piala Dunia U-17.

Kepastian ini dikatakan Bima setelah mengetahui satu pemain diaspora lainnya Chow-Yun Damanik gagal bergabung karena terkendala paspor. Tim U-17 telah berada di Jakarta kurang lebih sepekan setelah pemusatan latihan enam pekan di Jerman.

Namun, sejak kedatangan di Jakarta, pemain diaspora yang telah bergabung adalah Welber. Sedangkan Amar belum karena pesepak bola 16 tahun itu sedang izin memperkuat klubnya Hoffenheim U-17 di B-Junioren Bundesliga Sud/Sudwest.

"Dia izin main dua pertandingan lagi. Kemarin terakhir dia main," kata Bima. Sebenarnya masih ada dua lagi pertandingan bersama klubnya. Tapi dia diminta cepat datang untuk adaptasi cuaca. Amar diharapkan kemarin sudah tiba di Indonesia.

Terkait Chow-Yun Damanik terkendala paspor. Chow ini masalah paspornya memang perlu waktu. Orang tuanya berpaspor Swiss. Ibunya orang Indonesia tapi sudah Swiss. Kalau dia harus bikin paspor Indonesia, jelas perlu waktu lama karena harus melepas paspor Swiss. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Rona
Nicolas Cage Akhirnya akan ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.