Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos temukan Desa Klitih sulit air bersih karena berkadar kapur

📅 Senin, 30 Okt 2023, 22:05 WIB | Oleh:
Mensos temukan Desa Klitih sulit air bersih karena berkadar kapur Doc: Antara/HO-Kemensos
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau sumber air yang terdapat di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang Jawa Timur, Minggu (29/10).

Jakarta -- Menteri Sosial Tri Rismaharini menemukan permasalahan Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang Jawa Timur, kesulitan air bersih lantaran sumber air memiliki kadar kapur tinggi.

Selain memiliki kadar kapur tinggi, sumber air yang digunakan masyarakat juga miliki kadar garam tinggi, sehingga dibutuhkan sumber air bersih yang baru.

"Airnya yang disana dites ternyata kadar kapur dan garam tinggi, itu bahaya. Gampang kena gagal ginjal dan bayi kalau dari ibunya hamil bisa rusak otaknya. Karena itu kita akan pindah cari airnya. Tadi di atas ketemu sumber air mudah-mudahan bisa, tetapi dalamnya 120 meter," ujar Mensos Risma dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Senin.

Mensos Risma bahkan bercerita pernah ke daerah Tulungagung dan mendapati banyak anak-anak yang sakit. Setelah diusut ternyata sumber air yang dipakai warga memiliki kadar logam yang tinggi.

Mensosmenjelaskan tidak masalah sumber air yang jauh dari warga dibandingkan dengan ancaman penyakit jika tetap menggunakan air yang tidak sehat.

"Nanti juga ada air yang siap minum, tetapi di masjid itu bisa mengambil. Kalau di rumah atau di tandon itu enggak siap minum. Kalau siap minum semua jaringan pipanya berat. Mudah-mudahan bisa cepat," jelasnya..

Selain pengeboran sumber air, Kemensos juga menyiapkan pompa air untuk mengaliri ke tandon air yang telah disiapkan. Kemensos melalui Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta memberikan bantuan Atensi air bersih dan tandon air bersih sebanyak 10 unit dengan kapasitas 2.200 liter per unit.

"Nah, pompanya juga harus cukup besar untuk membawa ke lokasi tong-tong yang sudah kita siapkan. Nanti sisanya baru naik ke tandon di atas, tetapi pertama prioritas adalah tandon yang di bawah untuk kita aliri dulu," ujarnya.

Masalah kekeringan menjadi langganan setiap tahun bagi warga Dukuh Tondowesi, Dusun Klitih, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang Jawa Timur. Masyarakat terpaksa menggali di antara bebatuan dan kubangan air yang ada di sungai desa setempat yang sudah mengering.

Sementara itu, Kepala Dusun Klitih Ali Ta'in menyebutkan kekeringan yang dialami Dukuh Tondowesi yang paling parah. "Memang di sini setiap kemarau pasti kekurangan air, tetapi tahun ini paling parah. Di sini yang terdampak kurang lebih 115 KK," kata Ali.

Dia mengatakan kekeringan mulai dirasakan warganya sejak Juni dan warga mulai mencari air di sungai yang kering.

Puji Rahmiwati (32) Warga Dukuh Tondowesi menjelaskan kekeringan terparah dirasakannya sejak awal Oktober. Dirinya juga terpaksa mencari air bersih ke sungai yang berjarak 100 meter dari rumahnya

"Kalau kekeringan ya cari di sungai digali. jarak ke sungai 100 meter. Kadang digali ada satu meter baru ada air. Kalau kering, digali lagi," jelasnya.

Puji yang berprofesi sebagai buruh tani itu menjelaskan kekeringan juga berdampak pada penghasilannya, karena tanamannya rusak.

Tidak hanya di Jombang, Kemensos juga telah memberikan bantuan air bersih di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak El Nino seperti Gunung Kidul, Kabupaten Bogor dan wilayah bencana kekeringan lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.