Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kualitas Olahan yang Baik Tingkatkan Konsumsi Makanan Alternatif

📅 Senin, 30 Okt 2023, 17:26 WIB | Oleh:
Kualitas Olahan yang Baik Tingkatkan Konsumsi Makanan Alternatif Doc: ANTARA/Syaiful Arif
Ket. Ilustrasi daun kelor yang berkhasiat atasi stunting.

JAKARTA - Konsumsi makanan alternatif dapat meningkat di masyarakat apabila bahan makanan tersebut diolah dengan baik sampai meningkatkan cita rasanya, demikian menurut dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSIA Dedari Kupang, dr. Andree Hartanto, Sp.OG.

"Kita tidak bisa memungkiri bahwa sebagai manusia, kita pasti punya selera atas rasa masing-masing," kata Andree saat gelar wicara bersama IKKT Pragati Wira Anggini di Jakarta, Senin.

Kesimpulan tersebut didapatkan setelah dia mendapati para ibu di Nusa Tenggara Timur enggan memakan biskuit kaya gizi bantuan pemerintah maupun sajian daun kelor(Moringa oleifera)yang kaya nutrisi karena rasanya kurang enak.Andree, yang memiliki restoran yang mengolah daun kelor menjadi berbagai makanan, mengatakan bahwa daun tersebut dapat dikreasikan menjadi beragam sajian, seperti nasi kelor, biskuit kelor, teh kelor, bahkan sampai gelato kelor.

Selain membuat rasa daun kelor lebih dapat diterima di lidah, dia juga menyoroti pentingnya edukasi tentang manfaat mengonsumsi daun kelor sehingga masyarakat paham bahwa tumbuhan tersebut ternyata bisa dimakan dan kaya akan gizi.

"Kita selama ini berpikir kalau daun kelor itu adalah untuk mengusir setan, memandikan jenazah, atau lainnya. Stigma ini harus kita ubah," kata Andree menegaskan.

Pemerintah terus mempromosikan konsumsi makanan alternatif melalui diversifikasi pangan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada satu produk pangan tertentu, khususnya selama fenomena El Nino terjadi.

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan sorgum dan jagung adalah beberapa komoditas yang dapat menjadi alternatif pangan dalam menghadapi dan beradaptasi pada kenaikan suhu akibat perubahan iklim.

Kepala Pusat Riset Tanaman Pangan BRIN Yudhistira Nugraha, Jumat (20/10), mengatakan, walaupun peralihan komoditas bisa menjadi suatu opsi untuk beradaptasi menghadapi dampak perubahan iklim, hal tersebut harus diikuti dengan perubahan kebiasaan makan yang bisa dilakukan sejak dini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.