Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semoga Bisa Jadi Panduan, Bantul Susun Draf Peraturan Bupati Tentang Pemasangan APK Pemilu

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Bisa Jadi Panduan, Bantul Susun Draf Peraturan Bupati Tentang Pemasangan APK Pemilu Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sedang menyusun draf peraturan bupati tentang tata cara pemasangan alat peraga kampanye (APK) oleh partai politik maupun calon peserta Pemilu 2024.

"Penyusunan draf peraturan bupati tentang tata cara pemasangan APK saat ini sedang dilakukan proses harmonisasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) DIY," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jati Bayu Broto di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, keberadaan peraturan ini menjadi dasar bagi semua pihak, khususnya partai politik, dalam melakukan pemasangan alat peraga kampanye pemilu di wilayah itu.

Dia mengatakan masa kampanye Pemilu 2024 dimulai 25 hari setelah penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota legislatif atau 28 November 2023, dan akan berlangsung selama 75 hari, hingga beberapa hari menjelang pemungutan suara.

"Diharapkan keberadaan perbup ini dapat memberikan kepastian hukum, baik dari sisi tata cara pemasangannya maupun dari sisi penindakan apabila ada pelanggaran terhadap tata cara pemasangan," katanya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan dalam rangka pemasangan alat peraga kampanye pemilu, Bawaslu RI sudah menerbitkan surat yang ditujukan kepada pimpinan partai politik tingkat pusat.

Dia mengatakan beberapa tempat yang dilarang untuk dipasang alat peraga, antara lain tempat ibadah, rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, gedung pemerintah, termasuk di dalamnya milik TNI/Polri serta BUMN/BUMD.

"Diimbau kepada parpol untuk tidak memasang alat peraga di tempat-tempat yang menjadi larangan, apabila sudah memasang alat peraga sosialisasi tidak sesuai ketentuan agar dapat memindahkan sebelum masa kampanye," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.