Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ibu Kota Slovenia Ciptakan Komunitas Energi Bangun Fotovoltaik untuk Gedung Publik

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 18:10 WIB | Oleh:
Ibu Kota Slovenia Ciptakan Komunitas Energi Bangun Fotovoltaik untuk Gedung Publik Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Slovenia menjadi salah satu negara di dunia yang turut menggencarkan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT). Kota Ljubljana, ibu kota Slovenia, membentuk kemitraan publik-swasta untuk pembangunan 51 unit fotovoltaik pada bangunan publik. Ini adalah proyek tenaga surya komunitas terbesar di negara ini.

Dilansir dari Balkan Green Energy News, Resalta dan Energetika Ljubljana menjalin kemitraan publik-swasta dengan Kota Ljubljana untuk pemasangan 5 MW kapasitas puncak tenaga surya dengan estimasi produksi tahunan sebesar 5,2 GW. Pemerintah setempat mengungkapkan bahwa proyek energi hijau ini senilai 5 juta Euro.

Kedua perusahaan ini akan mengoperasikan dan memelihara unit-unit fotovoltaik di atap rumah. Kesepakatan ini adalah untuk 51 sistem tenaga surya, di mana 47 di antaranya direncanakan untuk digabungkan ke dalam sebuah komunitas energi di lembaga-lembaga publik ibu kota. Ini akan menjadi yang terbesar dari jenisnya di Slovenia.

Kontrak konsesi ditandatangani selama 17 tahun, setelah itu pembangkit listrik tenaga surya kecil akan menjadi milik kota. Perjanjian ini adalah untuk mekanisme penagihan bersih, yang memungkinkan kelebihan energi dari satu bulan untuk digunakan ketika produksi lebih rendah dari konsumsi, demikian bunyi pengumuman tersebut.

Pemerintah kota menunjukkan bahwa kesepakatan ini mencegah kemungkinan kerugian ketika harga pasar berubah menjadi negatif. Hal ini biasanya terjadi di musim panas pada saat sinar matahari yang kuat dan tak terduga atau berkepanjangan.

Formula untuk biaya kekurangan produksi dikaitkan dengan tarif pemasok yang dipilih untuk memastikan lebih banyak transparansi dan stabilitas harga, demikian bunyi pengumuman tersebut. Selain itu, konsorsium swasta telah menerima sebagian besar risiko yang terkait dengan pemeliharaan dan penyediaan dan penjualan listrik, menurut Kota Ljubljana.

Perusahaan-perusahaan memiliki waktu hingga akhir Juni untuk menyelesaikan instalasi. Otoritas setempat menambahkan bahwa proyek ini menghemat 2.500 ton emisi karbon dioksida secara keseluruhan, yang akan membutuhkan 95.000 pohon untuk menyerapnya. Upaya ini sebagian besar ditujukan untuk sekolah-sekolah dasar, taman kanak-kanak, pusat-pusat kesehatan, dan fasilitas-fasilitas olahraga dan budaya.

Resalta mengatakan bahwa mereka menambahkan proyek di kota asalnya ke dalam portofolio 50 MW fotovoltaik yang sedang dibangun dari Ceko hingga Rumania. Resalta bekerja di bawah model perusahaan layanan energi (ESCO), yang awalnya diterapkan di sektor efisiensi energi dan penerangan umum, tetapi juga menjadi standar untuk fotovoltaik. Resalta juga merupakan bagian dari kemitraan renovasi energi dengan pemerintah kota. Perusahaan-perusahaan tersebut diwajibkan untuk menyelesaikan semua fasilitas pada pertengahan tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.