Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Apa Sampai Burung Air dari Belahan Bumi Utara Ini Bermigrasi di Cagar Alam Panua

📅 Minggu, 29 Okt 2023, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Apa Sampai Burung Air dari Belahan Bumi Utara Ini Bermigrasi di Cagar Alam Panua Doc: ANTARA/Zulkifli Polimengo
Ket. Sejumlah pengamat sedang melakukan pengamatan burung air di kawasan Cagar Alam Panua, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo.

Gorontalo - Sejumlah jenis burung air dari belahan bumi Utara ditemukan bermigrasi di kawasan konservasi Cagar Alam Panua Kecamatan Paguat Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo.

Praktisi konservasi burung Ferry Hasudungan di Gorontalo, Sabtu mengatakan tiga jenis burung air tersebut yakni cerek kalung kecil, trinil pantai dan gajahanpengala.

"Biasanya di hutan Panua ini, kebanyakan orang hanya ingin melihat burung Maleo dan mangrove, namun dalam pengamatan burung kali ini kami berkesempatan menyaksikan ada tiga jenis burung air asal Utara sedang mencari makan di sini," katanya.

Burung Cerek Kalung Kecil tercatat ada 12 ekor, Trinil Pantai lima ekor dan Gajahan Pengala tiga ekor.

Hasil pengamatan burung yang dilakukan oleh Burung Indonesia bersama sejumlah komunitas, lembaga, dan jurnalis itu, berhasil mengkonfirmasi bahwa CA Panua merupakan salah satu jalur bermigrasi di Indonesia.

Sebelumnya, Danau Limboto di Provinsi Gorontalo juga tercatat sebagai jalur bermigrasi bagi sejumlah jenis burung air.

"Pada intinya jenis burung bermigrasi ini datang untuk mencari makan, sehingga habitat ini harus selalu terjaga. Kalau lahan basah yang biasa dikunjungi kering, mereka harus mencari alternatif lokasi lain," katanya.

Menurutnya, Provinsi Gorontalo khususnya CA Panua di Kabupaten Pohuwato dan Danau Limboto Kabupaten Gorontalo merupakan wilayah yang beruntung menjadi tempat bermigrasi-nya burung air yang berasal dari negara bagian Utara dan Selatan.

"Saya berharap semua pihak termasuk pemerintah daerah, agar lebih bijak dalam menentukan langkah restorasi maupun rehabilitasi lahan," kata Ferry.

Kegiatan pengamatan burung digelar oleh Burung Indonesia di Gorontalo, dalam rangka World Migratory Bird Day (WMBD) 2023.

Kegiatan tersebut turut melibatkan para jurnalis, komunitas, akademisi, mahasiswa maupun kelompok pencinta alam yang ada di Provinsi Gorontalo.

Para peserta difasilitasi dalam mengenali dan terlibat dalam pengamatan burung di sejumlah lokasi.

Koordinator Program Gorontalo Burung Indonesia Patmasanti mengatakan pihaknya melakukan pengamatan burung di CA Panua karena merupakan kawasan penting bagi keragaman hayati.

"Program kami sebelumnya berada di Bentang Alam Popayato Paguat dan Panua termasuk dalam bentang alam tersebut. Dari pengamatan ini, kami juga ingin mendapatkan data-data terbaru mengenai burung bermigrasi di kawasan ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.