Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upaya Penyelundupan Burung Endemik Maluku Digagalkan

📅 Sabtu, 28 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Penyelundupan Burung Endemik Maluku Digagalkan Doc: Antara/HO-BKSDA Sultra
Ket. Burung endemik Maluku yang akan dipulangkan kembali ke habitatnya.

Kendari - ??Tim Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA???????) Sulawesi Tenggara menggagalkan penyelundupan 24 ekor burung endemik asal Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, di KM Nggapulu di Pelabuhan Murhum Baubau..

Kepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie di Kendari Jumat, mengatakan 24 burung endemik tersebut terdiri atas 20 ekor jenis kakatua jambul (Cacatus Sulphurea)dan empat ekor jenis nuri bayan (Eclectus Roratus)

"Penyelundupan digagalkan di Pelabuhan Murhum Baubau atas kerja sama dengan Pelni Baubau dan Kapal KM Nggapulu," kata Sakrianto.

Dia menyebutkan bahwa pengungkapan penyelundupan burung itu bermula dari BKSDA Sultra mendapatkan informasi dari Pelni yang menemukan 24 burung di atas Kapal KM Nggapulu.

"Setelah diinterogasi tidak ada yang mengaku kemudian informasi disampaikan ke Seksi Wilayah I KSDA," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, lanjutnya, burung-burung tersebut berasal dari Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, yang diduga diselundupkan melalui Pelabuhan Dobo, Ambon.

"Berasal dari Pelabuhan Dobo," sebutnya.

Sakrianto menjelaskan bahwa pihaknya kemudian mengamankan 24 burung endemik tersebut dan melakukan koordinasi dengan Karantina Kota Baubau untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan satwa.

"Melakukan perawatan burung," jelasnya.

Dia menuturkan bahwa selama menjalani perawatan, sebanyak empat ekor burung jenis kakatua jambul kuning mati akibat kondisi burung masih ana yang rentan.

"Akibat kondisi cuaca dan peralatan pendukung perawatan satwa di Kantor ResorKSDA Baubau belum memadai dan lengkap," ucapnya.

Setelah itu, lanjut Sakrianto, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan BKSDA Maluku untuk memulangkan kembali 20 burung yang masuk dalam satwa dilindungi.

"Lalu kitakoordinasi dengan BKSDA Maluku dan mereka siap untuk menerima kembali (burung tersebut)," ungkapnya.

Setelah berkoordinasi, kata dia, pihaknya kemudian mengirimkan burung-burung tersebut kembali ke habitatnya di Provinsi Maluku, pada Jumat (27/10).

"Hari ini kita kembalikan ke habitatnya di Maluku melalui Pelabuhan Murhum Baubau menuju ke Pelabuhan Dobo, Ambon," bebernya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.