Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kejar Target Turunkan Stunting, Wapres Ma'ruf Resmikan Gerakan BERES

📅 Jumat, 27 Okt 2023, 10:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejar Target Turunkan Stunting, Wapres Ma'ruf Resmikan Gerakan BERES Doc: wapresri.go.id
Ket. Wapres Ma’ruf Amin saat mencanangkan inisiatif gotong royong untuk pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem di Jakarta, Kamis (26/10).

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan Gerakan Bersama Entaskan Stunting (BERES) untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

Pemerintah memastikan keterlibatan aktif berbagai lembaga non-pemerintah, seperti dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi profesi, lembaga filantropi, mitra pembangunan, dan lembaga swadaya masyarakat dalam mengejar target penurunan prevalensi stunting ke angka 14 persen pada 2024.

Gerakan Bersama Entaskan Stunting (BERES) yang diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kelompok Kompas-Gramedia mendapat apresiasi Wapres.

"Saya memberikan apresiasi kepada Kadindan Kelompok Kompas-Gramedia atas komitmennya untuk terlibat aktif dalam percepatan penurunan stunting melalui Gerakan BERES," kata Wapres Ma'ruf Amin saat mencanangkan inisiatif gotong royong untuk pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem di Jakarta, Kamis (26/10).

Dikutip dari laman resmi Wapres RI, Ma'ruf memaparkan lima langkah strategis untuk keberlanjutan gerakan tersebut. Pertama, program ini mesti melengkapi apa yang sedang dijalankan pemerintah.

"Koordinasikan secara intensif dengan kementerian/lembaga teknis dan pemerintah daerah untuk menghindari tumpang-tindih antarprogram," ajak Wapres.

Kedua, program harus dilaksanakan di lokasi prioritas yang tinggi prevalensi stunting atau jumlah anak stunting, agar dapat membantu menurunkan prevalensi secara signifikan dan tepat sasaran.

"Ketiga, program berbentuk aksi nyata yang menyasar langsung pada kelompok sasaran prioritas, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh kelompok tersebut," pinta Wapres.

Keempat, ia meminta, penerima manfaat dan pelaku di tingkat masyarakat agar ditempatkan sebagai pelaku utama pelaksanaan program.

"Libatkan mereka dalam setiap tahapan pelaksanaan, sehingga muncul rasa memiliki dan kebanggaan dari masyarakat," ucap Wapres.

Kelima, lanjutnya, strategi keberlanjutan mesti disusun sejak awal pelaksanaan program sehingga masyarakat bersama pemerintah daerah dapat melanjutkan inisiatif yang baik ini.

Melalui strategi ini, Wapres berharap, semua program dan kerja sama yang terjalin akan terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

"Mari terus lanjutkan sinergi untuk menurunkan prevalensi, menciptakan generasi emas 2045, dan wujudkan Indonesia bebas stunting," tutupnya.

Senada dengan Wapres, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan, diperlukan gerakan bersama dari segenap komponen bangsa untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan juga mencegah terjadinya stunting dalam kerangka menyongsong bonus demografi 2030.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.