Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Ambil Alih Peran Strategis di Balik Program MBG

📅 Sabtu, 02 Agu 2025, 12:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
UMKM Ambil Alih Peran Strategis di Balik Program MBG Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

JAKARTA - Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Riza Damanik, menegaskan bahwa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurutnya, keterlibatan UMKM, khususnya di sektor kuliner, pertanian lokal, dan penyedia logistik, tidak hanya akan memperkuat rantai pasok pangan bergizi, tetapi juga menciptakan efek ganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. 

Dengan mendorong UMKM menjadi mitra utama dalam pelaksanaan MBG, pemerintah dinilai mampu mendorong pemerataan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta pemberdayaan produsen lokal secara berkelanjutan.

“UMKM memiliki posisi strategis dalam mendukung keberhasilan program MBG sebagai bagian dari upaya mencetak generasi Indonesia yang sehat dan unggul,” kata Riza dikutip dari keterangannya di Jakarta, Sabtu (2/8).

Adapun salah satu usaha yang dilakukan oleh Kementerian UMKM adalah fasilitas pertemuan 18 pengusaha mikro terkurasi bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Kepala Yayasan Mitra Dapur SPPG, di Cileunyi, Bandung, Jawa Barat, dan sekitarnya.

Menurut Riza, upaya ini menjadi langkah konkret perluasan keterlibatan UMKM dalam rantai pasok program MBG yang diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas.

Forum ini mempertemukan UMKM hasil pendampingan intensif selama tiga bulan yang telah menghasilkan produk terkurasi.

Pada kesempatan yang sama juga ditandatangani komitmen kemitraan antara kepala SPPG atau yayasan mitra dapur dengan para peserta UMKM supplier terkurasi di kawasan Bandung Raya.

Riza menjelaskan melalui program ini, UMKM akan terlibat di tiga titik utama ekosistem MBG, yakni sebagai pemasok bahan baku (hulu), penyedia jasa boga di dapur SPPG (dapur), serta pengelola limbah makanan (hilir).

“UMKM harus memanfaatkan peluang ekonomi MBG dengan terus menjaga kualitas produk dan meningkatkan manajemen usahanya,” ujar Riza.

Lebih jauh, Kementerian UMKM juga menegaskan komitmennya melalui empat pilar dukungan utama, yakni peningkatan kapasitas manajemen usaha, fasilitasi akses permodalan dan pembiayaan, dukungan legalitas dan perlindungan usaha, serta peningkatan produktivitas melalui digitalisasi, kemitraan rantai pasok, dan perluasan pasar.

“Temu Mitra ini juga bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk membuka akses pasar dan memperkuat peran UMKM dalam ekosistem pangan bergizi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Riza lagi.

Dengan semangat kolaborasi, Kementerian UMKM berharap kegiatan ini menjadi titik tolak lahirnya lebih banyak SPPG Ramah UMKM yang memperkuat ekonomi rakyat, dari desa hingga kota, dan mendorong pengusaha mikro naik kelas melalui partisipasi aktif dalam program MBG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.