Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SDM Berkualitas Kunci Indonesia Maju

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 11:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
SDM Berkualitas Kunci Indonesia Maju Doc: ISTIMEWA
Ket. Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan RI

JAKARTA - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan digitalisasi menjadi tolok ukur bagi Indonesia untuk bisa bersaing dengan bangsa lain di masa depan. Pembangunan tersebut juga menjadi fondasi yang kokoh menuju Indonesia emas pada 2045.

Demikian intisari dari paparan Laporan pemerintah Tahun 2023 yang digelar Forum Merdeka Barat 9 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (24/10). Turut hadir sebagai narasumber Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko bersama Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi serta Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal.

Moeldoko mengatakan pemerintah saat ini mengutamakan pembangunan SDM, termasuk peningkatan pada pendidikan, kesehatan dan pendapatan. "Pembangunan manusia ini harus dibenahi sebaik baiknya. Stunting ini harus dikejar habis habisan, kemiskinan ekstrim harus diberangus," tegasnya.

Untuk memperkuat ekonomi kalangan bawah lanjutnya, pemerintah saat ini meningkatkan anggaran perlindungan sosial (bansos), dengan total sebesar 3.212 triliun rupiah dari 2015 sampai 2023, termasuk didalamnya Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

Dia menambhakn, sebagai bagian dari upaya menaikkan indeks pembangunan manusia pemerintah memperkuatnya melalui pemberdayaan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur bukan hanya jalan, jembatan dan pelabuhan melainkan juga infrastruktur pertanian

Untuk mendukung penguatan SDM, lanjutnya, juga didorong digitalisasi birokrasi, dengan adanya Mal Pelayanan Publik Terpadu. Penyederhanaan regulasi birokrasi akan memudahkan proses pengurusan izin untuk masyarakat dan investor.

Perihal ekonomi, Moeldoko menambahkan, transformasi ekonomi dengan membatasi ekspor dan memperkuat hilirisasi dilakukan agar dapat menaikkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Perlu ditingkatkan

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya akan berupaya keras meningkatkan kecepatan internet di Indonesia. Itu sebagai strategi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mencapai Indonesia Emas pada 2045.

"Saat ini memang kecepatan internet kita masih di 22 mbps. Ini yang perlu kita kejar," ungkap Budi Arie.

Berdasarkan laporan Speedtest Global Index terbaru bulan Juli 2023, kecepatan internet RI berada di posisi ke-8 dari 10 negara di Asia Tenggara. Sementara itu, Indonesia berada pada peringkat ke-96 dari 143 negara di dunia.

Meskipun masih rendah, Budi Arie optimistis Indonesia akan mampu melampaui tantangan tersebut lewat stimulus dalam bentuk insentif yang digelontorkan pemerintah. Salah satunya, insentif untuk implementasi teknologi jaringan komunikasi 5G di Tanah Air. Selain itu, juga terus digenjot penyelesaian pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.