Inovasi Moderasi Beragama Bisa Redam Gejolak Tahun Politik
📅 Rabu, 25 Okt 2023, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: antaranews
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Nizar Ali, mengatakan inovasi moderasi beragama bisa meredam gejolak tahun politik. Inovasi tersebut berupa kampung, rumah, sekolah, dan perguruan tinggi moderasi beragama.
"Inovasi tersebut bisa menjadi role model menjelang tahun politik saat ini. Sebab, pada tahun politik masyarakat sangat rentan dengan gesekan-gesekan, hanya karena perbedaan pilihan politik," ujar Nizar, dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (24/10).
Dia mengapresiasi Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Pelatihan (Litbang dan Diklat), Kemenag, yang terus melakukan inovasi moderasi beragama. Moderasi beragama di kampung dan tempat ibadah menjadi opsi untuk menciptakan keharmonisan umat beragama.
"Sebab di kampung moderasi beragama dipastikan kehidupan umat beragama harmonis dan damai," jelasnya.
Kepala Badan Litbang dan Diklat, Kemenag Suyitno mengatakan, inovasi tersebut sejalan dengan lahirnya Pepres nomor 58 tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan, program moderasi beragama (PMB) bukan semata tugas dan fungsi Kemenag saja. Menurutnya, semua kementerian dan lembaga berkewajiban menjalankan moderasi beragama. "Program inovasi moderasi bertujuan agar praktik baik dari masyarakat, dan lembaga pendidikan, bisa menjadi role model, bahwa apa yang dilakukan menjadi contoh dan bisa dikembangkan lalu didesiminasikan di tempat lain," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!