Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hasto Ungkap Penurunan 'Stunting' Langkah Penting Wujudkan Indonesia Emas

📅 Rabu, 25 Okt 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto Ungkap Penurunan 'Stunting'  Langkah Penting Wujudkan Indonesia Emas Doc: bkkbn.go.id

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan bahwa upaya penurunan prevalensistuntingmerupakan langkah penting untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045.

"Upaya kita bersama dalam penurunanstuntingini adalah langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Mari kita terus bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045," ujar Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Cimahi, Jawa Barat, Senin (23/10).

Dalam acara Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day) bertemaKolaborasi Pelayanan KB Nusantara dalam Percepatan Penurunan Stuntingdi Lapangan Rajawali, Kota Cimahi, ia menekankan masalah stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi memerlukan kerja sama semua elemen masyarakat.

Hasto menjelaskan terdapat 4,8 juta ibu hamil per tahun di Indonesia. Dari jumlah itu, 20 persen atau sekitar 1,2 juta di antaranya berdampakstuntingbaru.

"Oleh karena itu, apabila kita tidak bersama-sama melakukan pencegahan makastuntingyang lama teratasi,stuntingyang baru lahir kembali," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Hasto mengapresiasi jajaran TNI AD atas tercapainya target 1,5 juta pelayanan KB hasil kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan TNI AD dan BKKBN provinsi di seluruh Indonesia. Tercatat, dalam kolaborasi Pekan Pelayanan KB mencapai 1,6 juta akseptor.

Ia mengatakan pelayanan KB bukti nyata bahwa masalahstuntingtidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, tetapi memerlukan kerja sama semua elemen masyarakat.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga di Hari Kontrasepsi Sedunia ini bisa menjadi contohbest practice(praktik baik) kita bergotong royong berkolaborasi antara BKKBN, TNI, masyarakat, dan juga para kader," ujar Hasto.

Ia mengatakan peran kontrasepsi untuk menurunkanstuntingsebagai sentral karena semakin dekat jarak usia anak maka semakin berdampakstunting.

Dalam kesempatan sama, Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat, Mayor Jenderal TNI Sukirman, mengatakan kemampuan untuk merencanakan kehamilan termasuk memilih kontrasepsi juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan bagi perempuan.

Di sisi lain, kata dia, kasih sayang dan kebutuhan finansial untuk anak bisa dipenuhi secara optimal.

"Saya berharap masyarakat di semua lini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dengan berbagai pilihan metode kontrasepsi yang ada," ujar dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.