Terlalu Narsis di Medsos Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan Mental
📅 Selasa, 24 Okt 2023, 12:30 WIB | Oleh: Tim PenulisIndividu yang bermasalah dalam relasi dengan orang lain, cenderung memiliki tingkatan FoMO yang tinggi sehingga menjadi agak berlebihan saat menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan orang lain.
Dari hasil catatan yang berkaitan dengan milenium dewasa, usia 18-34 tahun, 70% dari mereka mengakui bahwa mereka merasa terkait dengan FoMO.
Demikian pula, 36% dari milenium dewasa mengakui bahwa mereka mengalami FoMO dalam tingkatan sering atau kadang-kadang. Terutama, 46% dari milenium dewasa mencatat bahwa rasa takut kehilangan yang mereka miliki telah diperkuat dengan menggunakan media sosial. Individu memiliki kecenderungan untuk menjadi lebih cemas, mudah marah, merasa lebih memadai dan memiliki perasaan rendah diri yang bersifat sementara setelah melihat media sosial.
Dengan hubungan secara terus-menerus ke teman-teman mereka yang update media sosial, hampir tidak mungkin mereka tidak mengetahui apa yang orang lain lakukan dan katakan setiap saat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, FoMO mampu menjelaskan keterlibatan yang mendalam dan berlebihan dari seorang individu dalam semua aktivitas yang melibatkan media sosial. Lalu, apakah Anda termasuk orang yang takut ketinggalan informasi ketika telepon seluler Anda mati?![]()
Frensen Salim, Associate Research Scientist Cyberpsychology Studies Center,, Universitas Gunadarma
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!