Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Cirebon Gencarkan Program GPM Jaga Keterjangkauan Pangan

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 20:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Cirebon Gencarkan Program GPM Jaga Keterjangkauan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Warga saat membeli beras SPHP pada kegiatan GPM di Kelurahan Kalijaga, Cirebon, Jawa Barat.

CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di daerahnya sebagai langkah untuk menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pokok, khususnya beras.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan GPM menjadi sarana intervensi pasar yang efektif, terutama setelah pemerintah pusat kembali membuka penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Melalui GPM ini kami kembali salurkan beras SPHP sebanyak 10 ton, yang sebelumnya sempat tertunda penyalurannya,” kata Elmi di Cirebon, Selasa (22/7).

Ia menuturkan penyaluran beras SPHP, sebelumnya sempat dihentikan sementara sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Namun sejak Juli 2025, kata dia, Bulog kembali diizinkan menyalurkan beras tersebut melalui berbagai kanal, termasuk pasar dan kegiatan GPM.

Menurut dia, langkah ini dinilai penting karena harga beras medium di pasaran mulai melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). 

Elmi menyebutkan berdasarkan pantauan DKP3, harga beras medium di beberapa titik pasar di Kota Cirebon sudah mencapai Rp13.000 per kilogram atau di atas HET sebesar Rp12.500.

“Dengan adanya SPHP yang dijual di bawah HET, daya beli masyarakat bisa tetap terjaga. Ini diharapkan turut menekan harga pasar,” ujarnya.

Ia menilai pelaksanaan GPM menjadi instrumen yang efektif untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, karena menyasar langsung konsumen serta mempersingkat rantai distribusi bahan pokok.

Selain beras, lanjut Elmi, GPM yang digelar di Kelurahan Kalijaga tersebut juga menyediakan 11 komoditas lainnya seperti minyak goreng, telur, cabai, bawang, daging ayam, dan daging sapi dengan harga di bawah pasar.

“Contohnya, hari ini telur ayam kami jual Rp25.000 per kilogram dan daging ayam Rp27.000. Harga itu lebih murah dibanding pasar umum yang bisa mencapai Rp30.000 per kilogram,” katanya.

Ia menyebutkan antusiasme masyarakat terhadap GPM sangat tinggi, termasuk terhadap ketersediaan beras SPHP yang sebelumnya sempat ditunda penyalurannya.

“Banyak warga maupun pedagang yang menanyakan kapan SPHP tersedia kembali. Sekarang sudah bisa disalurkan lagi dan responnya sangat baik,” ujarnya.

Pemkot Cirebon akan kembali menggelar GPM setidaknya satu kali pada Agustus 2025, sebagai upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.