RK2IK Diharapkan Dapat Berikan Dampak Positif dalam Pengendalian Perubahan Iklim Indonesia
📅 Selasa, 24 Okt 2023, 22:13 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoNamun, kini Proklim bertransformasi menjadi program komunitas untuk iklim. Hal tersebut dimaksudkan untuk lebih mendorong berbagai pemangku kepentingan dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi di tingkat tapak. Dengan demikian Proklim tidak hanya mencakup aksi pengendalian perubahan iklim berbasis wilayah administrasi tetapi juga akan mencakup berbagai aksi yang dilakukan berbagai komunitas.
Kementerian LHK melalui Proklim mendorong upaya aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak. Melalui Proklim diharapkan upaya peningkatan ketahahan terhadap dampak negatif perubahan iklim sekaligus pengurangan emisi gas rumah kaca atau GRK dapat dilakukan mulai dari tingkat tapak.
"Kesadaran terhadap pentingnya upaya adaptasi dan mitigasi di tingkat tapak melalui Proklim terlihat dari meningkatnya jumlah lokasi Proklim pada 2023 yang diregistrasi dalam SRN PPI yakni sebanyak 2.490 lokasi," ungkapnya.
Menteri LHK mengungkapkan jumlah lokasi yang diregistrasi meningkat 128 persen dibandingkan dengan tahun 2021 yakni sebanyak 1.092 lokasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proklim merupakan bagian dari komitmen dan kontribusi Indonesia dalam upaya pengendalian perubahan iklim global khususnya peran dari Non-Party Stakeholder (NPS.
Penghargaan Proklim 2023 terdiri dari 26 lokasi Proklim Lestari, 55 Proklim Utama penerima trophy, sertifikat dan insentif, 442 lokasi penerima Sertifikat Proklim Utama, 10 apresiasi Pembinaan Proklim Tingkat Provinsi, 55 apresiasi Pembinaan Proklim Kabupaten/Kota, 23 lembaga/dunia usaha penerima Apresiasi Pendukung Proklim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!