Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pamekasan Didorong Alokasikan Anggaran Pupuk Organik

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pamekasan Didorong Alokasikan Anggaran Pupuk Organik Doc: ANTARA/HO-DPRD Pamekasan
Ket. Ketua DPRD Pamekasan Halili.

Pamekasan - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan mendorong pemerintah kabupaten (pemkab) setempat mengalokasikan anggaran untuk pengadaan pupuk organik guna mengatasi kelangkaan pupuk yang terjadi di wilayah tersebut akhir-akhir ini.

Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin mengatakan, kelangkaan pupuk yang terjadi di Pamekasan saat ini, karena adanya pengurangan anggaran untuk subsidi pupuk dari pemerintah pusat.

"Berdasarkan pemberitahuan yang disampaikan ke DPRD Pamekasan saat ini subsidi pupuk bagi petani dari pemerintah pusat hanya Rp24 triliun se-Indonesia," katanya di Pamekasan, Senin.

Sebelumnya, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp48 triliun. "Secara otomatis alokasi anggaran untuk pemerintah daerah, dalam hal ini untuk Kabupaten Pamekasan juga berkurang," kata dia.

Karena itu, sambung Halili, pihaknya mendorong agar Pemkab Pamekasan mengalokasikan anggaran khusus dari APBD Pemkab Pamekasan 2024 agar kebutuhan pupuk petani pada musim tanam 2024 bisa terpenuhi.

"Beberapa waktu lalu dalam rapat dengar pendapat bersama tim anggaran sudah kami sampaikan tentang hal ini," katanya.

Selain karena adanya pengurangan jatah subsidi yang juga menjadi temuan DPRD di lapangan, harga jual pupuk bersubsidi melebih harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia mencontohkan seperti pupuk Urea.

Halili menjelaskan, di sejumlah kios dan pengecer, harga jual pupuk jenis ini mencapai Rp170 ribu per sak. Padahal HET pupuk jenis ini hanya Rp115 ribu per sak.

"Ini juga perlu dibenahi, sehingga petani tidak dirugikan," katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perkebunan (DKPPP) Pemkab Pamekasan Ajib Abdullah menyatakan, telah membentuk tim khusus untuk mengatasi keluhan warga terkait harga pupuk bersubsidi yang tidak sesuai HET tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.