Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Siapkan Strategi Agar ASN Netral

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Siapkan Strategi Agar ASN Netral Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Pemantauan ASN -- Karyawan Badan Kepegawaian Daerah (PNS-BKD) Pemprov DKI beraktivitas pada hari pertama masuk kerja kebijakan bekerja dari rumah di kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta, Senin (21/8). Pemerintah tengah menyiapkan beberapa strategi seperti pakta integritas, surat keputusan bersama untuk menjaga agar ASN tetap netral dalam Pemilu 2024. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan pemantauan langsung ke ASN melalui ruang digital.

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan beberapa strategi agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat tetap menjaga netralitas menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Beberapa strategi itu di antaranya ialah pembuatan pakta integritas sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait netralitas dalam Pemilu hingga pemantauan langsung kepada para ASN di ruang digital.

"Itu semua sudah jadi kesepakatan bersama, dan sudah ada regulasi lewat Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur bahwa ASN itu memang harus netral, ASN harus menjaga netralitas (jelang pemilu)," kata Budi di Jakarta, Senin (23/10).

Adapun SKB yang dimaksud mengacu pada SKB yang diresmikan pada 22 September 2022 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitasi Pegawai ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu.

Dalam SKB tersebut, para ASN diminta untuk menandatangani pakta integritas yang salah satu syaratnya terkait dengan penggunaan media sosial seperti tidak mem-follow atau menyukai konten dari akun media sosial para calon kontestan Pemilu.

ASN juga diminta untuk tidak menunjukkan komentar dukungan bahkan menyebar kabar tidak benar mengenai Pemilu 2024 lewat kanal media sosial pribadi mereka.

Budi juga mengatakan strategi lainnya yang digunakan Pemerintah untuk menjaga netralitas ASN selama Pemilu 2024 ialah dengan memanfaatkan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) yang melibatkan lintas kementerian, lembaga, hingga BUMN dan BUMD untuk menggaungkan semangat Pemilu Damai 2024.

Lewat badan tersebut, para humas diajak untuk mengamplifikasi pesan Pemilu Damai sehingga dapat tercipta opini publik yang positif terkait dengan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu. "Humas Pemerintah harus menjaga netralitasnya dalam tahun politik, khususnya dalam menyampaikan informasi berimbang, akurat, dan objektif," ujar Budi.

Terakhir, Budi mengatakan strategi lainnya yang digunakan Pemerintah untuk menjaga netralitas ASN saat Pemilu ialah dengan menyiapkan patroli siber.

Patroli siber itu dimaksudkan dengan memantau akun media sosial dan gerak-gerik ASN di ruang digital agar tetap sesuai dengan visi netralitas ASN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.