Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Koreksi Lanjutan

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 08:58 WIB | Oleh:
Berpotensi Koreksi Lanjutan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi, hari ini (24/10). Pergerakan IHSG diperkirakan masih tertekan oleh depresiasi kurs rupiah seiring kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS).

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang melihat investor khawatir dengan prospek pelambatan perekonomian AS tahun depan. Spekulasi tersebut didasarkan pada pernyataan terbaru Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell yang mengindikasikan the Fed cenderung menahan suku bunga acuan di level tinggi untuk jangka waktu lebih lama dari perkiraan.

Karenanya, Alrich memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (24/10), bergerak di kisaran 6.730-6.850.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/10) sore, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG ditutup melemah 107,21 poin atau 1,57 persen ke posisi 6.741,96. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 12,88 poin atau 1,41 persen ke posisi 899,01.

"Bursa Asia kompak melemah menyusul pelemahan di Wall Street pada perdagangan Jumat kemarin," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

13 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.