Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terancam Kena Sanksi, Bawaslu Sulbar Laporkan 21 ASN Bersikap Tidak Netral

📅 Senin, 23 Okt 2023, 01:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terancam Kena Sanksi, Bawaslu Sulbar Laporkan 21 ASN Bersikap Tidak Netral Doc: ANTARA/M Faisal Hanapi
Ket. Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaporkan sebanyak 21 aparatur sipil negara (ASN) ke komisi ASN karena bersikap tidak netral, di Mamuju, Minggu (22/10/2023).

Mamuju - Terancam kena sanksi, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaporkan sebanyak 21 aparatur sipil negara (ASN) ke komisi ASN karena bersikap tidak netral.

Anggota Bawaslu Sulbar, Muhammad Subhan di Mamuju, Minggu, mengatakan, sebanyak 21 orang ASN telah direkomendasikan dan dilaporkan ke komisi ASN untuk ditindak sesuai aturan yang berlaku.

Ia mengatakan, sebanyak 21 orang ASN tersebut diduga melakukan tindakan pelanggaran dengan bersikap tidak netral dalam pemilu 2024.

"Keputusan melaporkan 21 orang ASN tersebut dilakukan Bawaslu Sulbar setelah melakukan investigasi mendalam dan dilakukan pemeriksaan kepada ASN yang tidak bersikap netral di pemilu 2024," katanya.

Ia menyampaikan, Bawaslu Sulbar memiliki kewajiban untuk menjaga netralitas ASN dalam proses pemilu karena ASN adalah pilar penting dalam menjaga demokrasi dan ASN harus dipastikan menjalankan tugasnya dengan adil dan netral.

Ia mengingatkan kepada semua ASN di Sulbar, untuk lebih berhati-hati dan menjaga netralitas mereka dalam menjalankan tugasnya, terutama selama masa tahapan pemilu 2024.

"ASN memiliki peran strategis dalam menjaga integritas dan tidak boleh memihak dan tetap menjaga netralitas, dan kami akan terus mengawasi pelaksanaan pemilu untuk memastikan proses pemilu 2024 tetap berlangsung dengan adil dan bebas dari intervensi politik yang tidak sah.

Ia menyampaikan, Bawaslu Sulbar akan melakukan koordinasi dan sosialisasi terhadap pemerintah daerah untuk menjaga netralitas dan mencegah ASN berpolitik praktis.

"Bawaslu Sulbar akan melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan pemerintah daerah dalam upaya kami untuk menjaga netralitas ASN, dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang aturan dan etika yang harus diikuti oleh ASN selama masa kampanye dan pemilu 2024," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.