Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gili Paserang, Pulau Kecil dengan Sabana Hijau di Selat Alas

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Sesampai di atas bukit Gili Paserang, akan bisa melihat pemandangan dengan sudut pandang 360 derajat. Dari atas akan terlihat Pulau Sumbawa beserta pulau-pulau indah di dekatnya seperti Gili Kenawa, Gili Belang, dan Gili Ular. Dari sini juga bisa dilihat keindahan puncak Rinjani di Pulau Lombok.

Dari puncak dapat melihat pemandangan sabana yang luas. Bukan hanya pemandangan pada rumput saja, di bagian barat pulau mendekati pantai dibangun beberapa pondok atau rumah kecil. Jika dihitung jumlah totalnya enam pondok.

Jenis pondok pertama menggunakan model atap pelana kampung setengah bertumpuk di bagian depan. Bahan atapnya adalah sirap yang terbuat dari kayu. Bangunannya sendiri berwarna kuning cerah kontras dengan pemandangan laut biru di depannya.

Jenis pondok kedua memiliki tiga rumah dengan model atap berbentuk perisai limasan dengan atap berupa sirap. Rumah panggung dengan pondasi beton ini didimonasi oleh kayu, dengan warna kayu alami alias tanpa cat.

Keberadaan pondok-pondok ini yang berada di padang rumput ini cukup menonjol. Selain sebagai tempat berlindung wisatawan dari panas dan hujan aktivitas menarik yang kerap dilakukan wisatawan adalah menjadikannya tempat dan objek berfoto.

Aktivitas "Snorkeling"

Setelah mengeksplorasi daratan Gili Paserang, saatnya tiba untuk menjelajahi pantainya dan juga bawah lautnya. Pantainya memiliki pasir putih yang lembut. Di bagian timur dan selatan pulau yang berhadapan dengan Selat Alas ditumbuhi tumbuhan bakau sekaligus menjaga pulau dari abrasi.

Namun, berenang di tepian pesisirnya bahkan jugasnorkelingmenjadi kegiatan mengasyikkan di sini. Perairan di utara dan barat daya pulau yang memiliki terumbu karang dengan perairannya yang dangkal adalah wilayah yang bisa digunakan untuksnorkelling.

Ada beberapa penghuni laut yang unik, termasuk ikan pari manta (manta ray) polka dot yang biasa melintas di bawah dermaga. Banyak wisatawan yang mengatakan melakukan aktivitassnorkelingdi tempat ini rasanya seperti berada di tengah akuarium yang begitu besar.

Snorkelingdi Gili Paserang dengan mudah menemukan berbagai macam biota laut seperti bintang laut, kuda laut, kepiting, aneka ragam jenis ikan yang lucu, dan bermacam tumbuhan karang. Namun karena wilayah ini masih minim fasilitas peralatansnorkeling, oleh karenanya disarankan untuk membawa peralatan sendiri.

Setelah puas menikmati pantai dan pemandangan bawah air, tiba saatnya menikmati senja dan malam di Gili Paserang. Beberapa dari wisatawan datang dengan membawa peralatan berkemah. Menikmati malam yang tenang di pulau kecil merupakan sensasi tersendiri.

Bintang yang bertaburan di atasnya cukup mudah dilihat syaratnya jika cuaca tidak mendung. Apalagi kawasan gugusan Gili Balu jauh dari polusi cahaya kota sehingga menikmati keindahan inti galaksi Bima Sakti yang seperti kabut susu menjadi semakin mudah.

Di Gili Paserang terdapat warung makan sehingga pengunjung tidak perlu khawatir kelaparan. Namun salah satu kekurangannya belum tersedia air bersih secara mudah meski pulau ini memiliki sumber air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, pengunjung harus membeli dengan harga 15.000 per galon. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.