Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Gembira, Guru Besar Unesa Sebut Prospek Karir Koki di Indonesia Menjanjikan

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, Guru Besar Unesa Sebut Prospek Karir Koki di Indonesia Menjanjikan Doc: Antara/HO
Ket. Ilustrasi - Chef saat memberikan layanan kepada konsumen.

Jakarta - Berita gembira, guru besar Ilmu kewirausahaan di bidang Boga Universitas negeri Surabaya (Unesa) Prof. Dr. Any Sutiadiningsih, M.Si., mengatakan prospek profesi koki di Indonesia cukup menjanjikan mengingat kultur kuliner terus berevolusi sesuai perkembangan zaman.

"Prospeknya secara karir profesi koki ini cukup menjanjikan hal ini tidak lepas dari adanya perkembangan kultur dan peluang yang ada di dunia saat ini," kata Prof Any saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa koki memiliki level atau jenjang yang dimulai daricook helper,Commis Chef,Chef de pertie,expenditer,Sous Chefhingga yang tertinggiExecutiveChef. Semakin tinggi jenjangnya, maka semakin besar pula tanggung jawab dan peluang karir yang terbuka.

Selain prospek karir yang menjanjikan, menurutdia, peminatan profesi koki di masyarakat semakin meningkat karena adanya fenomena usaha kuliner yang tetap bertahan di masa pandemi.

"Kepercayaan masyarakat berkarir di bidang tata boga ini sudah cukup meningkat bukan tanpa alasan jika dilihat ketika pandemi kemarin yang eksis, bisa hidup justru usaha usaha di bidang kuliner ini," ujar Prof Any.

Disamping itu, iamenambahkan bahwa peningkatan minat masyarakat terhadap profesi koki juga tercermin dari semakin banyaknya individu yang memutuskan untuk belajar profesi koki ini di perguruan tinggi.

"Kalau melihat di Unesa sendiri peminat yang mendaftar di prodi tata boga setiap tahunnya bertambah,"ujarnya.

Ia pun menekankan pentingnya pendidikan berkualitas di bidang tata boga, karena dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan dan kompetensi, sesuai dengan perkembangan industri kuliner yang pesat.

Saat ini, pendidikan tata boga tidak hanya melibatkan pembelajaran praktis di dapur, tetapi juga pemahaman mendalam tentang konsep-konsep kuliner, keamanan pangan, manajemen restoran dan aspek lain dari industri ini, untuk menghasilkan lulusansesuai dengan tuntutan industri kuliner.

Oleh karena itu, Prof Any menambahkan agar perguruan tinggi yang menawarkan program studi tata boga lebih melibatkan pihak industri, akademisi, dan praktisi entreprenur di bidang kuliner dalam pengembangan kurikulum.

Ia mengharapkan kolaborasi semacam ini dapatmemastikan bahwa lulusan program tata boga mampu bekerja sesuai dengan keahlian dan memiliki masa depan yang lebih baik ketika menjalani karir di industri kuliner.

"Mereka diajak untuk duduk bersama agar kita ini juga dapat masukan dan mengetahui tantangan yang ada di industri tata boga ini,"ujar Prof Any.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.