Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Republik Buat Opsi Cadangan bagi Ketua DPR

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Republik Buat Opsi Cadangan bagi Ketua DPR Doc: AFP/Mandel NGAN
Ket. Jim Jordan

WASHINGTON DC - Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) pada Kamis (19/10) waktu setempat, akan kembali mengadakan pemungutan suara putaran ketiga untuk memilih ketua DPR, dalam upaya untuk mengatasi perpecahan yang telah melumpuhkan majelis tanpa pemimpin selama 16 hari.

Jim Jordan, seorang politisi Republik konservatif garis keras, akan kembali maju untuk mendapat persetujuan majelis untuk hari ketiga berturut-turut, setelah ia dua kali gagal mendapatkan minimal 217 suara yang diperlukan.

Dalam pemungutan suara putaran kedua pada Rabu (18/10), Jordan makin kehilangan dukungan dengan 22 rekan Partai Republik memberikan suara menentangnya dan hal ini berarti ada tambahan dua anggota Republik yang tak mendukungnya.

Hal ini membuat Partai Republik mempertimbangkan opsi mundur yang akan memungkinkan Kongres untuk menangani masalah-masalah mendesak seperti pendanaan untuk Israel dan Ukraina, serta mencegah penutupan sebagian pemerintah (shutdown) dalam waktu kurang dari sebulan.

Para penentangnya mengatakan Jordan bisa kalah dengan selisih yang lebih besar ketika DPR kembali melakukan pemungutan suara putaran ketiga.

Pertarungan kepemimpinan yang berkepanjangan telah memperlihatkan perpecahan di antara anggota Partai Republik yang menguasai majelis dengan selisih tipis 221-212.

"Ada fraksi, pasti fraksi, itu saja yang bisa saya sampaikan. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," kata anggota Partai Republik Brian Babin, yang memilih Jordan.

Dukungan Berkurang

Sekelompok kecil anggota Partai Republik menggulingkan McCarthy dari kursi Ketua DPR pada 3 Oktober lalu, dan anggota DPR dari Partai Republik nomor dua, Steve Scalise, membatalkan pencalonannya sebagai ketua DPR pekan lalu setelah ia tidak mampu mengumpulkan minimal 217 suara dukungan.

Hal ini tidak menyurutkan semangat Jordan, yang memperoleh 200 suara dalam pemilu pertamanya pada Selasa (17/10) dan 199 suara pada Rabu, jumlah dukungan yang lebih sedikit dibandingkan dengan perolehan suara McCarthy pada pemungutan suara pada Januari lalu.

"Saat ini kita memerlukan sebuah rencana lebih dari sekedar seseorang," kata anggota DPR dari Partai Republik, Bruce Westerman, yang juga memilih Jordan. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.