Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyaluran Kredit Baru pada Triwulan III-2023 Terindikasi Meningkat

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 17:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyaluran Kredit Baru pada Triwulan III-2023 Terindikasi Meningkat Doc: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom/pri
Ket. Ilustrasi - Petugas menghitung uang dollar AS di salah satu kantor cabang bank, Jakarta, beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit baru pada triwulan III 2023 terindikasi meningkat, yang tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru sebesar 95,4 persen, lebih tinggi dibandingkan 94 persen pada triwulan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (20/10), menuturkan peningkatan penyaluran kredit tersebut diperkirakan terjadi pada hampir seluruh jenis kredit.

Pada triwulan IV-2023, penyaluran kredit baru diproyeksikan melanjutkan tren peningkatan dengan SBT prakiraan penyaluran kredit baru sebesar 96,4 persen.

Erwin menuturkan standar penyaluran kredit pada triwulan IV-2023 diperkirakan sedikit lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya. Hal tersebut terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 0,1 persen.

Kebijakan penyaluran kredit diproyeksikan lebih ketat, antara lain pada aspek agunan dan persyaratan administrasi. Di sisi lain, suku bunga kredit dan biaya persetujuan kredit diperkirakan tetap longgar.

Hasil survei BI menunjukkan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit ke depan. Responden memperkirakan pertumbuhan kredit pada 2023 sebesar 10,7 persen secara year on year (yoy), meski tidak setinggi realisasi pertumbuhan kredit pada 2022 sebesar 11,4 persen (yoy).

Optimisme tersebut antara lain didorong oleh prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan serta relatif terjaganya risiko penyaluran kredit.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia terus bertumbuh solid di angka 5,17 persen secara tahunan (yoy) pada kuartal II-2023.

Pada kuartal II tahun ini, besaran produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat sebesar Rp5.226,7 triliun, sedangkan PDB atas dasar harga konstan mencapai Rp3.075,7 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.