Bappenas Targetkan PNB RI Capai 20 Ribu Dollar AS pada 2045
📅 Kamis, 19 Okt 2023, 19:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Bappenas
JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menargetkan Produk Nasional Bruto (PNB) Indonesia harus mencapai 20 ribu dollar AS pada 2045 agar mampu keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyampaikan bahwa standar untuk keluar dari status middle income trap mengalami perubahan dari yang awalnya 12 ribu dollar AS per kapita, meningkat menjadi 17 ribu dollar AS per kapita.
"Jadi graduasi dari middle income trap itu angkanya naik dari 12.000-an, mungkin ke 17.000-an, atau 18.000-an, jadi kita harus di atas 18.000 minimal, baru kita lolos graduasi di middle income. Nah itu PR-nya," kata Suharso di Jakarta, Kamis (19/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun middle income trap merupakan suatu keadaan ketika negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi tidak dapat keluar dari tingkatan tersebut untuk menjadi negara maju.
Hal itu menjadi salah satu tujuan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Saat ini PNB Indonesia tercatat sekitar 4.700 dollar AS per kapita.
Suharso menjabarkan lebih lanjut, agar dapat mencapai target yang ditentukan, periode lima tahun mendatang menjadi momentum penting bagi para pemimpin selanjutnya guna memprioritaskan peningkatan modal sosial (social capital).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Transformasi sosial itu adalah pendidikan dan kesehatan, ini sangat esensial. Kalau kita tidak bisa mengubah ini, kami khawatir kita tidak bisa mendorong tingkat pertambahan dan pertumbuhan ekonomi kita," terang Suharso.
Peningkatan modal sosial dapat dilakukan dengan berfokus pada dua aspek utama, yaitu pendidikan dan kesehatan. Suharso berharap penyempurnaan kapabilitas terhadap pendidikan dan kesehatan akan tetap dilanjutkan oleh siapapun calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nantinya.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah hanya mempunyai waktu yang singkat, sekitar 22 tahun dari sekarang untuk berhasil mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
"Waktunya tidak lama, waktunya itu hanya 22 tahun dari sekarang. Jadi kita sedang berpacu dengan perubahan ini," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!