Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Banjarmasin sebut kasus ISPA turun tajam

📅 Selasa, 17 Okt 2023, 23:50 WIB | Oleh:
Pemkot Banjarmasin sebut kasus ISPA turun tajam Doc: ANTARA/HO-H Syamsuddin
Ket. Kondisi kabut asap yang mulai menipis di Kota Banjarmasin hingga kasus penyakit ISPA mulai berkurang signifikan hingga pertengahan Oktober 2023 ini.

Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melalui dinas kesehatan kota setempat menginformasikan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menurun tajam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Tabiun Huda di Banjarmasin, Selasa menyampaikan, bahwa kasus ISPA hingga September 2023 sebanyak 6.321 kasus.Namun sejak 14 Oktober 2023, ungkap dia, kasusnya tinggal 158 kasus."Kasusnya semakin turun dengan adanya hujan, kabut asap akibat Karhutla juga berkurang," tuturnya.Sebagaimana diketahui, kasus ISPA naik tajam pada September 2023 karena pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sangat luas di provinsi ini.

Utamanya di wilayah kabupaten/kota yang bertetangga dengan Kota Banjarmasin, yakni, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.Dengan mulai redanya Karhutla karena kemarau cukup panjang, di mana dalam beberapa hari ini ada turun hujan cukup lebat, maka kabut asap mulai sangat besar, hingga udara kurang tercemar lagi.Sebagai upaya Pemkot Banjarmasin melindungi warganya dari penyakit ISPA tersebut, maka, kata Tabiun, Dinkes telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan pelayanan kesehatan secara umum di masyarakat.

Diantaranya menyiapkan layanan kesehatan di 28 puskesmas siaga bencana kabut asap yang tersebar di lima kecamatan di kota ini.

"Kita juga sediakan oksigen konstrator di 13 puskesmas dan layanan PSC 24 jam," ucapnya.Diharapkan dengan terus terjadinya hujan, lahan yang kering kembali basah, hingga tidak mudah terbakar, dengan demikian kabut asap makin turun, otomatis kondisi udara lebih sehat.

Kemudian Tabiun menyatakan, jika dibandingkan dengan tahun 2022, kasus ISPA pada tahun ini memang mengalami peningkatan."Pada 2022 hingga Desember 4.344 kasus. Sedangkan tahun ini hingga September saja sudah 6.000 lebih kasus," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.