Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langkah-langkah Dukung Ketahanan Pangan IKN

📅 Senin, 16 Okt 2023, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Langkah-langkah Dukung Ketahanan Pangan IKN Doc: istimewa
Ket. beras

JAKARTA - Ada sejumlah langkah yang akan dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan Suwandi mengatakan selain dinas setempat, ketahanan pangan di IKN juga perlu melibatkan daerah sekitar.

"Untuk wilayah IKN perlu kerja keras. Tolong dinas dan dinas pertanian kabupaten sekitar Kaltara kemudian sebagian pangan di IKN itu dipasok dari Sulawesi," ujar Suwandi saat webinar bertajuk "Air, Pangan, dan Kehidupan: Tantangan dan Solusi Bagi Ketahanan Pangan di IKN" dipantau di Jakarta, Senin.

"Jadi, Sulteng, Sulsel sudah siap-siap untuk mengarahkan ke IKN termasuk di daerah Bulungan, Kaltara. Kami pacu produksi plus Kalsel," lanjut dia. Selain memacu produksi, Suwandi memastikan penyaluran kebutuhan pangan ke IKN nantinya juga akan terukur.

"Ini sudah melakukan langkah antisipasi berapa yang bisa dialirkan dari daerah-daerah sentra produksi ke wilayah IKN secara terukur dan aspek-aspek logistiknya. Itu yang menjadi fokus kami bersama kepala dinas Kaltim, Kaltara, Kalsel, dan sebagian Sulawesi sudah duduk bareng menghitung kebutuhan-kebutuhannya dan memacu produksinya termasuk nanti pintu pelabuhan pun sudah terukur," ujar Suwandi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan soal upaya antisipasi dan adaptasi dampak El Nino di sektor pertanian. Hal tersebut dilakukan untuk mengamankan stok pangan.

Ada beberapa cara, salah satunya peningkatan ketersediaan air dengan membangun atau memperbaiki embung, dam parit, sumur dalam, sumur resapan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier serta pompanisasi. Menurut Suwandi, cara pompanisasi termasuk efektif dan bisa ditiru di IKN.

"Selama ini kami hitung adalah pompanisasi ini efektif, saya kasih contoh ini supaya ditiru di Kaltim dan IKN di Kabupaten Sragen (Jawa Tengah) itu banyak daerah lahan kering, dia itu swadaya sumur yang di sawah untuk di pompa, itu 23.000 unit satu unit bisa melayani satu hektare atau 1/2 hektare," ungkapnya.

Selanjutnya, di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur juga memiliki 17.000 sumursubmersibledi lahan irigasi non-teknis dan tadah hujan sehingga dapat bertanam hingga IP300.

"Di Ngawi itu ada sumursubmersiblekedalaman 60 meter, tinggi masuk pompanya 20 meter itu jumlahnya 17.000. Kami mendatanya dari PLN, PLN yang kabelnya masuk ke sawah untuk pompanya menggerakkan, Jadi, kalau kita berjalan dari Solo ke Surabaya kira kanan jalan itu sawah, di tengah sawah ada kabel listrik, itu pasti sumur daerah lahan kering," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga telah meresmikan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) yang berlokasi di Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (4/10).

Dalam kesempatan itu, Wapres juga menanam perdana tanaman durian varietas MK Hortimart di KPN. Ia mengharapkan KPN yang memiliki luas sekitar 1.124 hektare tersebut dapat menjadi penyangga IKN pada ketahanan sektor pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.