Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkomarves Kejar Target Turunkan 70 Persen Sampah Laut pada 2025

📅 Senin, 16 Okt 2023, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkomarves Kejar Target Turunkan 70 Persen Sampah Laut pada 2025 Doc: ANTARA/Putu Indah Savitri
Ket. Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Rofi Alhanif memberi keterangan kepada wartawan di Kantor Kemenkomarves, Jakarta, Senin (16/10/2023).

JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi optimistis akan berhasil mencapai target untuk menurunkan 70 persen sampah plastik di laut Indonesia pada 2025.

"Kami masih optimis lah, dengan kolaborasi semua pihak, kami optimis," ujar Asisten Deputi Pengelolaan Sampah dan Limbah Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Rofi Alhanif kepada wartawan di Kantor Kemenkomarves, Jakarta, Senin (16/10).

Pernyataan tersebut disampaikan usai menggelar media briefing menjelang acara ASEAN Conference for Combatting Plastic Pollution (ACCPP).

Dia menjelaskan pada 2018, kebocoran sampah ke laut Indonesia mencapai 615.675 ton. Pada akhir 2022, Indonesia berhasil menekan kebocoran sampah ke laut sekitar 36 persen, yakni sebesar 217.702 ton.

Adapun angka pengurangan 70 persen yang ditargetkan oleh Kemenkomarves itu mengacu pada kebocoran sampah ke laut Indonesia pada 2018.

"Artinya tiga tahun lagi, karena 2023 kan belum dihitung. Dalam tiga tahun ini, harusnya sih bisa tercapai. Kami optimis," kata Rofi.

Rofi mengatakan pemerintah akan menggunakan ASEAN Conference for Combatting Plastic Pollution sebagai bagian dari kolaborasi untuk mengurangi sampah laut Indonesia guna mewujudkan target 70 persen tersebut.

Dia menekankan mengurangi sampah plastik membutuhkan kolaborasi multipihak, tidak hanya pekerjaan pemerintah saja. Pelaku industri, masyarakat, dan para pemangku kepentingan lainnya, kata Rofi, juga memiliki tanggung jawab untuk mengurangi sampah plastik di laut.

"Dengan event-event seperti ini (ACCPP), kami mengundang para industriawan, praktisi, dan sebagainya, harapannya kami satu pemahaman, bisa saling berbagi pengalaman," ujar Rofi.

Rofi berharap agar negara anggota Asean dapat memiliki satu pemahaman dan saling berbagi pengalaman. Selain itu, ia juga menyoroti perbedaan antara negara-negara berkembang dengan negara yang sudah maju.

Asean yang mayoritas anggotanya adalah negara-negara berkembang, lanjut Rofi, memiliki kondisi perekonomian dan kedisiplinan yang berbeda dengan negara-negara maju. Karena itu, dia meyakini negara-negara Asean harus memiliki posisi yang pasti terkait permasalahan ini dan tidak meniru negara-negara maju secara mentah-mentah.

"Ini (penggunaan plastik) masuk dalam ekonomi kita, berkembangnya industri dan segala macam," kata Rofi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.