Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Yogyakarta: Waspadai Angin Kencang yang Diakibatkan Bibit Siklon Tropis 99W

📅 Senin, 16 Okt 2023, 21:56 WIB | Oleh:
BMKG Yogyakarta: Waspadai Angin Kencang yang Diakibatkan Bibit Siklon Tropis 99W Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Angin kencang.

YOGYAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta mewaspadai angin kencang yang berpotensi terjadi selama tiga hari ke depan imbas bibit Siklon Tropis 99W di Laut China Selatan.

"Waspada potensi angin kencang. Diharapkan untuk memangkas pohon yang berpotensi tumbang atau rapuh," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta Warjono saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Senin.

Warjono mengatakan Siklon Tropis 99W terpantau di Laut China Selatan sebelah Timur Vietnam, Samudera Hindia, tepatnya di sekitar 14.5 derajat lintang utara (LU) dan 110.7 derajat bujur timur (BT) dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum 1006 hPa.

Sementara itu, posisi matahari yang berada di selatan khatulistiwa karena gerak semu tahunan matahari menyebabkan tingginya radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi, akibatnya kondisi tekanan udara yang lebih rendah dibandingkan area sekitarnya sehingga angin yang berhembus semakin kencang.

"Bibit Siklon Tropis 99W dan tingginya radiasi matahari ini menyebabkan adanya potensi angin kencang dengan kecepatan di atas 10 knot dan kecepatan angin maksimum sesaat (Gusty) yang masih berpotensi terjadi di wilayah DIY dalam beberapa waktu ke depan terutama pada siang hingga sore hari," kata dia.

Warjono mengatakan pantauan hasil pengamatan automatic weather station (AWS) BMKG di beberapa wilayah DIY seperti Kecamatan Pakem dan Mlati, Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Kulon Progo pada 15 Oktober 2023, kecepatan angin yang tercatat pada pukul 11.00 WIB sampai 15.00 WIB berkisar 10-17 knot atau 18-30 km/jam.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG DIY memprakirakan potensi angin kencang untuk 17 Oktober 2023 terjadi di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.

Berikutnya, pada 18 Oktober 2023 berpotensi di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.

Terakhir, pada 19 Oktober 2023 berpotensi di Sleman bagian Utara, Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Timur dan Selatan, dan Gunungkidul pada siang-sore hari.

"Masyarakat sekitar agar tetap waspada terhadap potensi dampak akibat angin kencang di beberapa wilayah DIY terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," ujar Warjono.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.