Blinken Terus Berusaha untuk Meredakan Konflik Israel-Hamas
📅 Senin, 16 Okt 2023, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: JACQUELYN MARTIN/AFP
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani di Doha, pekan lalu, untuk membahas upaya mencegah konflik Israel- Hamas meluas.
Dalam jumpa pers bersama setelah pertemuan, Blinken mengatakan AS tengah bekerja secara intensif untuk menjamin pembebasan sandera yang dibawa ke Gaza oleh Hamas sejak Sabtu, akhir pekan lalu.
"AS dan Qatar memiliki tujuan yang sama untuk mencegah penyebaran konflik ini. Kami membahas secara terperinci upaya kami untuk mencegah aktor mana pun -negara atau nonnegara- menciptakan front baru dalam konflik ini," kata Blinken, seperti dikutip dalam keterangan Departemen Luar Negeri AS.
Blinken sedang berada di Timur Tengah untuk mengunjungi Israel, Yordania, Qatar, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir pada 11-15 Oktober guna bertemu dengan para pejabat negara-negara itu.
Sementara itu, Al Thani mengatakan selain meredakan ketegangan yang paling penting dilakukan saat ini adalah memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dapat mencapai Jalur Gaza.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perang Israel-Hamas yang telah berlangsung sejak pekan lalu terus berlanjut. Pada Jumat pagi waktu setempat, militer Israel memberikan ultimatum kepada warga sipil di kota Gaza, yang dihuni oleh lebih dari satu juta jiwa agar mengungsi ke wilayah selatan Jalur Gaza dalam waktu 24 jam.
Sudah Mengungsi
Ribuan ribu warga Gaza, pada Sabtu, sudah pergi mengungsi dari tempat tinggal mereka karena mengkhawatirkan serangan darat Israel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Duta Besar Israel untuk PBB, Gilad Erdan, mengatakan bahwa peringatan Israel kepada penduduk di Gaza utara adalah "untuk sementara waktu pindah ke selatan, untuk mengurangi kerugian sipil".
Dia berbicara di sebuah acara yang diselenggarakan Israel di PBB dengan keluarga warga Israel yang diculik oleh Hamas dan dibawa ke Gaza dalam serangan itu.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, memberi pengarahan kepada 15 anggota Dewan Keamanan PBB secara tertutup pada Jumat.
"Untuk mencoba dan mencegah eskalasi berbahaya lebih lanjut di Tepi Barat atau di tempat lain di kawasan ini, khususnya di Lebanon selatan," ungkapnya.
Dari dalam negeri dilaporkan sebanyak 4 WNI yang dievakuasi Kemlu RI dan KBRI Amman dari wilayah Tepi Barat dan sekitarnya telah tiba di Jakarta dengan selamat Minggu (15/10).
Proses evakuasi dilakukan sejak tanggal 13 Oktober melalui jalur darat dari Safe House di Yerusalem melalui Jordan River Border menuju Amman. Saat ini tercatat sebanyak 136 WNI masih berada di wilayah Tepi Barat dan sekitarnya. Mereka memilih untuk tetap tinggal di lokasi masing-masing.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!