Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Pengusaha Pisang Terpilih Jadi Presiden Ekuador, Usianya Baru 35 Tahun

📅 Senin, 16 Okt 2023, 09:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Pengusaha Pisang Terpilih Jadi Presiden Ekuador, Usianya Baru 35 Tahun Doc: AFP/Marcos Pin
Ket. Kandidat presiden Ekuador dari Partai Aksi Demokratik Nasional, Daniel Noboa, mengenakan rompi antipeluru, saat memberikan suara di TPS Olon, Santa Elena, Ekuador, pada 15 Oktober 2023 pada pemilihan presiden putaran kedua.

QUITO - Presiden terpilih Ekuador Daniel Noboa berusia 35 tahun. Ia mewujudkan impian politik ayahnya seorang taipan pisang yang lima kali gagal menjadi presiden.

Dengan perolehan sekitar 52 persen suara, berdasarkan penghitungan yang hampir lengkap, pengusaha kurang dikenal Noboa pada hari Minggu (15/10) menjadi presiden termuda dalam sejarah modern Ekuador, mengalahkan saingannya dari sosialis Luisa Gonzalez.

Dengan sikapnya yang serius, namun berkulit sawo matang dan sporty, Noboa memusatkan perhatiannya pada pemilih muda, menggunakan media sosial untuk berkampanye.

Ia menjadi selebritas kecil di internet menjelang pemilu hari Minggu ketika video yang menunjukkan warga berpose dengan karton seukuran manusia "Noboas" - yang dicetak untuk kampanye - muncul di pesta-pesta di rumah, naik bus, atau bermalas-malasan di pantai menjadi viral.

Noboa lahir di kota pelabuhan Guayaquil dalam sebuah keluarga "kerajaan pisang" milik ayah miliardernya, Alvaro.

Ia meraih gelar di bidang administrasi bisnis dari New York University dan tiga gelar master dari Universitas Harvard, Northwestern, dan George Washington.

Pada usia 18 tahun ia mendirikan perusahaan acaranya sendiri sebelum bergabung dengan bisnis keluarga Noboa.

Noboa menyebut dirinya "kiri-tengah" namun menganut pemikiran ekonomi neoliberal.Dia mencalonkan diri sebagai calon aliansi Aksi Demokrasi Nasional yang baru, yang mencakup partai-partai dari spektrum politik tengah dan kiri.

"Dia telah membuat pernyataan umum, begitu samar-samar, sehingga sangat sulit untuk mengidentifikasi keberpihakan politiknya," kata analis politik universitas FLACSO, Simon Pachano, kepada AFP.

"Sebaliknya, dia memiliki profil teknokratis."

Noboa bersumpah akan mengambil tindakan tegas terhadap geng-geng narkoba yang telah mengubah Ekuador dari negara damai menjadi negara paling kejam karena perang narkoba.

Ia menjanjikan "militerisasi pelabuhan dan perbatasan" dan membangun masyarakat "tanpa impunitas, tanpa ketidakadilan dan tanpa rasa insecure."

Noboa ingin membuat penjara lepas pantai dengan kapal tongkang untuk mengisolasi narapidana yang paling kejam.

Presiden terpilih ini juga mengatakan akan memprioritaskan penciptaan lapangan kerja melalui insentif pajak dan fasilitas kredit untuk membantu usaha kecil, serta meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.