WTO Peringatkan Dampak Hebat jika Konflik Israel-Hamas Meluas
📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: FABRICE COFFRINI/AFP
MARRAKECH - Ketua Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organisation (WTO), Ngozi Okonjo- Iweala, baru-baru ini mengharapkan konflik Israel-Hamas dapat segera diakhiri. Dia memperingatkan bahwa hal itu akan memiliki "dampak yang sangat besar" pada arus perdagangan global yang sudah lemah jika konflik meluas ke seluruh wilayah.
Dikutip dari The Straits Times, Okonjo-Iweala, yang berada di Maroko untuk menghadiri pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia minggu ini, mengatakan kekerasan di Timur Tengah dapat menambah faktor-faktor yang menghambat pertumbuhan perdagangan, termasuk suku bunga yang lebih tinggi, ketegangan pasar properti Tiongkok, dan perang Russia di Ukraina.
"Kami berharap ini segera berakhir dan dapat diatasi. Ketakutan terbesar kami adalah jika hal ini meluas, karena hal tersebut akan berdampak sangat besar pada perdagangan. Semua orang berhati-hati dan berharap yang terbaik," katanya dalam sebuah wawancara.
Okonjo-Iweala mengatakan ketidakpastian global telah membatasi pertumbuhan perdagangan, namun hal ini akan diperburuk dengan terjadinya perang mendadak antara Israel dan kelompok militan Hamas.
"Ada ketidakpastian apakah penyakit ini akan menyebar lebih jauh ke seluruh kawasan, yang bisa berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi global," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami berharap ini akan berakhir karena hal itu menciptakan ketidakpastian. Ini adalah awan gelap lainnya di cakrawala," katanya.
Perkiraan Pertumbuhan
Badan perdagangan yang bermarkas di Jenewa itu, pekan lalu menurunkan separuh perkiraan pertumbuhan perdagangan barang global, dengan alasan inflasi yang terus berlanjut, suku bunga yang lebih tinggi, perlambatan ekonomi Tiongkok, dan perang Russia-Ukraina.
Sebaiknya Anda baca juga:
WTO mengatakan volume perdagangan barang dagangan akan meningkat hanya 0,8 persen pada tahun 2023, dibandingkan dengan perkiraan pada bulan April sebesar 1,7 persen.
Untuk tahun 2024, dikatakan bahwa pertumbuhan perdagangan barang akan mencapai 3,3 persen, perkiraan ini hampir tidak berubah dari perkiraan pada bulan April sebesar 3,2 persen.
Organisasi yang beranggotakan 164 negara ini mengulangi peringatannya bahwa mereka melihat adanya tanda-tanda fragmentasi perdagangan yang terkait dengan ketegangan global, namun tidak ada bukti adanya deglobalisasi yang lebih luas yang dapat mengancam perkiraan mereka pada tahun 2024.
Sbelumnya, Sekjen PBB Antonio Guterres, pada Rabu (11/10), meminta pihak-pihak di Timur Tengah untuk mencegah meluasnya konflik, di saat warga Israel di bagian utara negara itu berlindung ketika tembakan dilaporkan datang dari wilayah Lebanon Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!