Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkop Teten Dukung Industri Otomotif Berdaya Saing Melalui Kemitraan

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop Teten Dukung Industri Otomotif Berdaya Saing Melalui Kemitraan Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Teten Masduki (dua kanan) dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara PIKKO dan BEPA terkait RnD Technology Center EV yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (10/10)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengungkapkan program strategis untuk mendukung pengembangan industri otomotif agar berdaya saing, di antaranya melalui kemitraan dan penciptaan jaringan kerja sama UKM dengan industri besar.

"Pengembangan kemitraan dan bentuk penciptaan jaringan kerja sama dengan usaha besar atau industri dan BUMN," kata Teten saat menghadiri acara penandatanganan kerja sama riset dan pengembangan pusat teknologi Indonesia-Korea di Jakarta, Selasa (10/10).

Teten menyampaikan bahwa Kemenkop UKM juga meningkatkan daya saing sektor otomotif melalui Sertifikasi produk, Akselerasi pembiayaan melalui penyaluran KUR, Sentra industri UKM otomotif berhimpun dalam satu wadah membentuk koperasi, Kemudahan dan kesempatan berusaha melalui Omnibus Law, kebijakan afirmasi untuk perpajakan, sertifikasi produk-produk UKM masuk e-catalog, pelayanan satu pintu, dan Koordinasi lintas sektor melalui strategi nasional pemberdayaan koperasi dan UMKM.

Ia menjelaskan, industri otomotif merupakan salah satu pilar penting sektor manufaktur di Indonesia, di mana pada tahun 2022 meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya.

Selain menopang pertumbuhan ekonomi, otomotif juga menyediakan lapangan kerja bagi 1,3 juta orang dan sangat diminati oleh para investor mancanegara.

Menurut dia, program strategis yang dilakukan pemerintah melalui Kemenkop UKM bertujuan agar pelaku UKM dapat berdaya saing dan menembus pasar internasional, sehingga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Ia mengungkapkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membina koperasi dan UMKM.

Pemerintah membutuhkan sinergi, kolaborasi dan kontribusi dari seluruh pemangku kepentingan, seperti sektor swasta, pengusaha, akademisi, asosiasi usaha, maupun komunitas/lembaga pendampingan.

"Pemerintah mendorong investasi asing untuk masuk dan berproduksi Indonesia karena menyangkut Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Jadi investor harus bermitra dengan pelaku usaha di dalam negeri, khususnya UMKM," ujar dia.

Kemenkop UKM memberikan apresiasi kerja sama antara Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif Indonesia (PIKKO) bersama Busan Economic Promotion Agency (BEPA) yang berasal dari Korea Selatan, terkait Pusat Riset dan Pengembangan Teknologi Kendaraan Listrik (RnD Technology Center Electric Vehicle).

Ia berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat industri otomotif antara perusahaan Korea Selatan dan pelaku UKM di Indonesia, sekaligus meningkatkan perekonomian kedua negara.

"Dengan kerja sama yang kuat diharapkan UKM mampu melindungi, menjamin, dan mendorong produk atau jasa yang dihasilkan bisa masuk ke pasar ekspor," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.