Gempa Afghanistan, Tim SAR Berlomba Selamatkan Korban di Herat
📅 Senin, 09 Okt 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BBC/Getty Images
JAKARTA -Tim darurat di Afghanistan berlomba menyelamatkan orang-orang dari puing-puing akibat gempa bumi dahsyat yang melanda bagian barat negara itu.
BBC menyiarkan, lebih dari 1.000 orang dikhawatirkan tewas setelah gempa berkekuatan M6,3 melanda desa-desa di Provinsi Herat pada Sabtu (7/10).
Terputusnya komunikasi dan banyaknya jalan yang diblokir, membuat petugas penyelamat kesulitan mencapai daerah-daerah terpencil.
Ratusan orang terluka. PBB dan organisasi lain mulai bergegas memberikan pasokan darurat.
Gempa terjadi sekitar 40 km (25 mil) barat laut kota Herat sekitar pukul 11:00 waktu setempat pada Sabtu (7/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Komunitas yang terkena dampak paling parah terdiri dari bangunan lumpur."Pada guncangan pertama, semua rumah runtuh," kata warga Herat, Bashir Ahmad, yang keluarganya tinggal di salah satu desa, kepada kantor berita AFP.
"Mereka yang berada di dalam rumah dikuburkan," tambahnya."Ada keluarga yang belum kami dengar kabarnya."
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan sedikitnya 465 rumah rata dengan tanah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penduduk desa menggunakan sekop dan tangan mereka untuk menarik korban yang selamat dari reruntuhan. Rumah-rumah hancur, warga terpaksa tidur di alam terbuka di malam kedua.
Jumlah pasti korban tewas masih ditentukan.Kantor urusan kemanusiaan PBB di Afghanistan mengatakan lebih dari 1.000 orang tewas dan sekitar 500 orang masih hilang.
Sebelumnya, pada Minggu, pemerintah Taliban mengatakan 2.000 orang tewas atau terluka.
Di negara yang fasilitas medisnya sangat tidak memadai, rumah sakit kesulitan merawat korban cedera.
"Untuk perawatan para korban insiden tersebut kami melakukan yang terbaik," kata juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Mullah Janan Sayeq kepada wartawan di Kabul.
"Operasi pencarian di lokasi di daerah yang terkena dampak sedang berlangsung," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!