Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bertemu Senat AS, Wang Yi Berharap AS-Tiongkok Kelola Perbedaan Secara 'Rasional'

📅 Senin, 09 Okt 2023, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bertemu Senat AS, Wang Yi Berharap AS-Tiongkok Kelola Perbedaan Secara 'Rasional' Doc: AFP/Pool/Andy Wong
Ket. Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Schumer (tengah) dan Senat AS Mike Crapo (kiri) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi (kanan) di Diaoyutai Guest House di Beijing.

BEIJING - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi berharap Washington dan Beijing dapat mengatasi perbedaan "dengan lebih rasional". Pernyataan tersebut disampaikan ketika bertemu dengan anggota parlemen senior Amerika yang sedang berkunjung, Senin (9/10).

Pemimpin mayoritas Senat AS Chuck Schumer adalah pejabat tinggi Amerika yang pergi ke Tiongkok ketika Washington berupaya meredakan ketegangan dengan Beijing, Ia memimpin tim yang beranggotakan enam orang yang dilaporkan akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Saat bertemu dengan Schumer di Diaoyutai State Guesthouse di Beijing, Wang Yi mengatakan, dia berharap kunjungan mereka akan membantu kedua belah pihak "mengelola perbedaan yang ada secara lebih rasional, membantu hubungan antara kedua negara kembali ke jalur pembangunan yang sehat".

Wang Yi juga berharap mereka akan "memahami Tiongkok dengan lebih akurat" setelah kunjungan tersebut.

Schumer berterima kasih kepada delegasi Tiongkok atas keramahtamahan mereka, dan dia mencatat beberapa masalah "keprihatinan besar" yang ingin ia sampaikan selama kunjungannya.

Dia mengatakan "lapangan bermain" yang setara bagi bisnis dan pekerja Amerika adalah "tujuan utama " delegasinya.

"Meminta pertanggungjawaban perusahaan-perusahaan berbasis di Tiongkok yang memasok bahan kimia mematikan yang memicu krisis fentanil di Amerika" adalah tujuan lainnya, katanya kepada Wang. Di juga "memastikan Tiongkok tidak mendukung perang tidak bermoral Rusia melawan Ukraina".

"Memajukan hak asasi manusia" adalah prioritas tambahan, kata Schumer.

Namun Schumer juga mengatakan "sangat kecewa" dengan pernyataan Kementerian Luar Negeri Tiongkok pada hari Minggu mengenai meningkatnya kekerasan antara Israel dan Palestina.

Pada hari Minggu, Beijing menyerukan agar semua pihak bersikap "tenang" dan "segera melakukan gencatan senjata".

Beijing tidak secara eksplisit mengecam serangan Hamas yang mendewaskan ratusan orang di Israel, namun mendesak pembentukan solusi dua negara untuk mengakhiri kekerasan tersebut.

"Peristiwa yang terjadi di Israel selama beberapa hari terakhir sungguh mengerikan," kata Schumer.

"Saya mendesak Anda dan rakyat Tiongkok untuk berdiri bersama rakyat Israel dan mengutuk serangan pengecut dan keji ini."

"Pernyataan Kementerian Luar Negeri… tidak menunjukkan simpati atau dukungan terhadap Israel selama masa-masa sulit dan sulit ini," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.