Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Berhati-hati, Gempa Embusan Dominasi Aktivitas Vulkanik Gunung Karangetang

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 00:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diminta Berhati-hati, Gempa Embusan Dominasi Aktivitas Vulkanik Gunung Karangetang Doc: ANTARA/HO-POS PGA KARANGETANG
Ket. Gunung Karangetang di Pulau Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Manado - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut, mencatat gempa embusan mendominasi aktivitas kegempaan gunung yang berada di Pulau Siau tersebut.

Sebagaimana data Pos PGA Karangetang, sejak Minggu (1/10) hingga siang hari ini, gempa embusan lebih banyak bila dibandingkan dengan aktivitas kegempaan lainnya seperti gempa guguran, gempa hybrid/fase banyak ataupun gempa tektonik jauh.

"Gempa embusan menandakan adanya tekanan gas keluar secara tiba-tiba dan terkadang disertai material di kawah," sebut Ketua Pos PGA Karangetang, Yudia P Tatipang di Manado, Kamis.

Pada periode tersebut, Pos PGA merekam sebanyak 41 kali gempa embusan, enam kali gempa guguran, 11 kali gempa tektonik jauh dan 10 kali gempa hybrid/fase banyak.

"Hingga saat ini status Gunung Karangetang masih siaga level tiga," kata Yudia.

Pada tingkat aktivitas siaga tersebut, Yudia berharap warga mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG agar terhindari dari bahaya-bahaya yang tidak diinginkan.

Rekomendasi tersebut yaitu, masyarakat dan pengunjung/wisatawan tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 kilometer dari puncak kawah dua (kawah utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral ke arah barat daya, selatan, dan tenggara sejauh 3,5 kilometer.

Diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari penumpukan material lava sebelumnya karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor selatan, tenggara, barat dan barat daya.

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.