Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunungkidul Regenerasi Petani Jaga Ketahanan Pangan

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunungkidul Regenerasi Petani Jaga Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul
Ket. Gunungkidul lumbung pangan di DIY.

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan regenerasi petani dalam rangka mempertahankan sebagai lumbung pangan di wilayah DIY.

Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto di Gunungkidul, Kamis (5/10), mengatakan produksi padi di Gunungkidul rata-rata per tahun sekitar 241.437 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau setara beras 152.588 ton, sehingga Gunungkidul disebut lumbung pangan di DIY.

"Petani di Gunungkidul sudah banyak yang lansia. Ini menjadi pekerjaan bersama. Di satu sisi, kita dituntut untuk peningkatan produksi pangan, di sisi lain SDM pertanian sudah lansia. Untuk itu, diperlukan regenerasi petani supaya ketahanan pangan tetap terjaga," kata Heri Susanto.

Untuk itu, Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Pertanian dan Pangan secara berkala melaksanakan pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia petani, khususnya kepada petani milenial supaya mampu mengoptimalkan sumber daya alam untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan.

Heri Susanto mengatakan petani milenial adalah orang-orang hebat yang dapat memajukan sektor pertanian dan membuat berbagai inovasi pertanian, sehingga dapat memberikan ilmu yang dimiliki ke petani lainnya.

Pangan harus dijaga, pangan harus dilestarikan. Selain itu, sumber manusia petani terus beregenerasi supaya ketahanan pangan tetap terjaga.

"Ketahanan pangan dan kemandirian pangan tidak akan terwujud, bila tidak bisa mengoptimalkan potensi sumber daya alam di sekitar. Di Gunungkidul menjadi lumbung pangan di DIY," katanya.

Untuk itu, dia berharap pelatihan dan pengembangan SDM petani, khususnya petani milenial menguatkan kembali Gunungkidul sebagai lumbung pangan di DIY.

"Pelatihan dan pengembangan SDM petani ini diharapkan melahirkan petani milenial dan tidak memandang pekerjaan petani dengan sebelah mata," katanya.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Ida Widi Arsanti menyampaikan persiapan program di 2025-2029 mengenai program YESS-SI.

YESS-SI kepanjangan dari Youth Entrepreneurship and Employment Support Services Scaling-Up Intervention Programme adalah pusat pelayanan pengembangan usaha di sektor pertanian.

"Tidak hanya petani milenial, tetapi juga anak-anak muda yang punya minat untuk bekerja di sektor pertanian," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Tim SAR Gabungan Fokuskan P...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.