Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ban Mobil Bisa Meledak di Cuaca Panas, Bagaimana Mencegahnya?

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 23:33 WIB | Oleh:
Ban Mobil Bisa Meledak di Cuaca Panas, Bagaimana Mencegahnya? Doc: Istimewa

Benarkah cuaca panas ekstrem seperti yang terjadi belakangan ini bisa memicu ban mobil meledak? Jika benar, apa tindakan yang perlu kita ambil untuk menghindarinya?

Produsen ban Dunlop mengungkapkan bahwa ban mobil dan sepeda motor dibuat dari bahan karet yang masih mempunyai titik putus sebagaimana balon.

Udara di dalam ban akan terus mengembang hingga menyentuh titik putus saat terpapar suhu panas ekstrem, dan bisa meledak.

Tapi jangan buru-buru khawatir, karena dengan perawatan yang tepat, ban meledak di tengah suhu panas ekstrem bisa dicegah.



Berikut 6 cara cegah ban meledak saat cuaca ekstrem, mengutip Dunlop di laman resminya, Kamis:

1. Perhatikan tekanan angin ban

Periksalah tekanan angin ban secara rutin, setidaknya seminggu sekali, dan pastikan tekanan setiap ban berkisar antara 30 hingga 35 psi untuk meminimalkan risiko ban meledak akibat cuaca ekstrem.

Tekanan angin pada ban yang terlalu tinggi akan membuat ban lebih mudah meledak ketika terpapar cuaca panas ekstrem dalam waktu tertentu.

2. Jaga berat muatan saat berkendara

Sebagaimana kebanyakan alat angkut, ban mobil juga memiliki batas muat maksimum. Ban juga memiliki batas tekanan tertinggi yang bisa ditampung, sehingga ia bisa bergerak dengan lancar di jalan.

Ketika anda membawa terlalu banyak barang berat di mobil maupun sepeda motor, tekanan ban juga akan meningkat. Akibatnya, risiko ban meledak tinggi ketika permukaan karetnya bergesekan dengan aspal panas pada siang hari.

Oleh karena itu, cek kembali kapasitas maksimum kendaraan pada buku manual dan usahakan jangan mengangkut terlalu banyak beban berat.



3. Berkendaralah dengan cara yang baik

Selain beban muatan, cara berkendara juga memengaruhi tekanan yang ditanggung oleh ban di tengah perjalanan. Ketika anda memacu kecepatan sampai di atas ratusan kilometer per jam, terlalu sering menikung di belokan tajam, atau mengerem secara mendadak, tekanan pada ban juga ikut meningkat.

Makin sering anda mempraktikkan kebiasaan tersebut, gesekan ekstra pada ban dan aspal yang memanas saat siang hari bisa membuat ban lebih rentan meledak.

4. Pastikan ban belum lewati usia pakai

Supaya aman, pastikan bahwa ban yang terpasang pada mobil atau sepeda motor belum melewati usia maksimumnya, yaitu tiga tahun. Pasalnya, ban yang sudah tua cenderung lebih rentan aus dan retak, apalagi saat terkena panas terik matahari pada siang hari. Yang akhirnya juga rentan meledak.

5. Perawatan rutin

Kunci utama untuk mencegah ban meledak adalah dengan melakukan perawatan rutin kendaraan, termasuk di dalamnya ban. Lantaran saat perawatan itu lah anda sekaligus bisa memeriksa tekanan angin ban apakah sudah sesuai anjuran atau belum.

Perawatan berkala juga memungkinkan anda mengecek posisi dan keseimbangan ban terhadap mesin demi mengurangi gesekan saat berkendara. Semua pengecekan dan perawatan penting itu bisa dilakukan dengan bantuan ahli di bengkel atau toko ban.

6. Pilih ban yang sesuai

Harus diingat bahwa keawetan ban pada cuaca ekstrem juga sangat bergantung pada kesesuaian ban dengan tipe kendaraan serta kebiasaan berkendara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

10 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.