Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Banyuwangi Terapkan RTTG Antisipasi Dampak Fenomena El Nino

📅 Senin, 02 Okt 2023, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Banyuwangi Terapkan RTTG Antisipasi Dampak Fenomena El Nino Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
Ket. Arsip--Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyemprot tanaman padi.

Banyuwangi - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mulai mengimplementasikan rencana tata tanam global atau RTTG yang disusun berdasarkan kondisi ketersediaan air irigasi sebagai upaya antisipasi dampak fenomena El Nino.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan bahwa penyusunan rencana tata tanam global ini dilakukan bersama dengan Dinas Pertanian setempat.

"Untuk saat ini tercatat ada sebanyak 7.408 hektare areal persawahan ditanami padi dan masuk dalam rencana tata tanam global yang perlu mendapatkan air," kata Guntur Priambodo di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu.

Menurut dia, meskipun dengan kondisi kekeringan akibat musim kemarau panjang dampak fenomena El Nino saat ini membutuhkan pasokan air hingga 1,5 kali lipat dari kondisi normal, namun kapasitas air yang ada masih mencukupi.

"Saya kira kapasitas dam yang ada masih cukup bisa mengairi areal sawah padi hingga bulan November ke depan," ujar Guntur Priambodo.

Dia menjelaskan bahwa fenomena El Nino menyebabkan tingkat penguapan (evaporasi) air di lahan pertanian sangat tinggi dan sehingga tanah sawah lebih cepat kering.

Oleh karena itu, Guntur Priambodo berharap kebijaksanaan dari para petani dalam penggunaan air karena musim kemarau diperkirakan hingga Januari tahun depan.

"Jadi kami mohon agar para petani bisa menghemat penggunaan air. Apabila ada kekurangan segera laporkan kepada kami agar bisa disuplai dari irigasi terdekat," ujar Guntur.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, stok beras jumlahnya mencukupi sampai akhir tahun. Total luas panen padi di Banyuwangi untuk bulan September, Oktober dan November ada 28.875 hektare dengan produksi 192.797 ton gabah atau 122.807 ton beras.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.