Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengapa Penyakit Kusta Belum Juga Hilang di Indonesia?

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 11:37 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ketujuh, kebijakan dan manajemen program pendanaan pusat dan daerah untuk pencegahan dan penanggulangan kusta masih rendah atau bahkan tidak ada.

Ada kesenjangan anggaran yang besar antara pemerintah pusat dan daerah. Total kebutuhan anggaran untuk program kusta di Indonesia periode 2023-2027 diperkirakan sekitar Rp32 triliun.

Pada 2023, rencana kontribusi pemerintah pusat hanya sekitar 58%. Sedangkan kontribusi pemerintah daerah diperkirakan cuma 21%. Harapannya, pada akhir 2027 porsi pendanaan dari pemerintah daerah akan naik menjadi 33% dan pendanaan dari pemerintah pusat turun jadi 34%.

Potensi sumber pendanaan lain yang diharapkan dapat mendukung pencapaian program adalah dana hibah, bantuan luar negeri, swasta, dan lembaga filantropi. Dana dari luar pemerintah diperkirakan sekitar 12% dari total anggaran kusta Indonesia pada 2023, kemudian naik menjadi sekitar 13% pada 2025, dan 15% pada 2030.

Kurangnya pemahaman dan komitmen terhadap kusta juga menimbulkan kesalahpahaman?Misalnya, ada daerah yang telah mencapai penghapusan kusta merasa telah terbebas dari kusta dan tidak membutuhkan alokasi sumber daya untuk penghapusan kusta.

Kedelapan surveilans kusta yang sering terlambat sehingga menghambat kegiatan perencanaan yang berbasis data seperti pengadaan obat.

Kesembilan, belum banyak riset terkait pelaksanaan tindakan yang efektif untuk meningkatkan kepatuhan berobat, meredam stigma, disabilitas dan gangguan kesehatan mental akibat kusta serta resistensi obat.

Strategi percepatan penghapusan kusta

Untuk mempercepat penghapusan kusta, setidaknya ada empat strategi yang bisa Indonesia lakukan.

Pertama, menggerakkan masyarakat dengan memanfaatkan berbagai sumber daya masyarakat. Strategi ini menekankan peran pasien, keluarga, dan masyarakat sebagai fokus utama program pencegahan dan penanggulangan kusta. Indikator dampak yang akan dicapai oleh program pencegahan dan penanggulangan kusta juga perlu mengacu pada peran-peran tersebut.

Kedua, meningkatkan kapasitas sistem pelayanan kesehatan dalam mencegah, menemukan sejak dini, mendiagnosis dan penatalaksanaan kusta secara komprehensif dan berkualitas.

Strategi ini untuk menghasilkan pelayanan kesehatan yang komprehensif untuk kusta mulai pencegahan sampai rehabilitasi.

Ketiga, meningkatkan integrasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dan fasilitas kesehatan, baik pemerintah maupun swasta. Strategi ini harus berjalan mulai tingkat nasional hingga tingkat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.