Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Kembali Buang Limbah Nuklir Fukushima pada 5 Oktober

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang Kembali Buang Limbah Nuklir Fukushima pada 5 Oktober Doc: AFP
Ket. TEPCO mengatakan air telah disaring dari semua unsur radioaktif kecuali tritium, yang berada dalam tingkat aman.

TOKYO - Jepang akan kembali melepaskan air limbah dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima yang lumpuh mulai minggu depan, kata perusahaan operator.

Pada 24 Agustus, Jepang mulai membuang sebagian dari 1,34 juta ton air limbah yang terkumpul sejak tsunami yang melumpuhkan fasilitas tersebut pada 2011 ke Samudra Pasifik.

"Inspeksi setelah pelepasan pertama telah selesai… Pelepasan (kedua) akan dimulai pada 5 Oktober," kata Tokyo Electric Power Company (TEPCO) pada Kamis (28/9).

Tiongkok melarang semua impor makanan laut Jepang setelah pelepasan pertama yang berakhir pada 11 September lalu. Tokyo bersikeras operasi pelepasan tersebut tidak menimbulkan risiko.

Rusia juga dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menerapkan larangan makanan laut. Hubungan Rusia dengan Jepang juga tidak baik.

Pada tahap pertama, sekitar 7.800 ton air dibuang ke Pasifik dari total rencana 1,34 juta ton, cukup untuk mengisi lebih dari 500 kolam renang Olimpiade.

TEPCO mengatakan, air telah disaring dari semua unsur radioaktif kecuali tritium, yang berada dalam tingkat aman. Pandangan itu didukung oleh badan atom PBB.

Tiongkok mengecam Jepang menggunakan laut seperti "saluran pembuangan", tuduhan yang disuarakan di PBB pekan lalu oleh Perdana Menteri Manasseh Sogavare dari Kepulauan Solomon, yang telah menjalin hubungan dekat dengan Beijing.

Pelepasan yang diperkirakan akan memakan waktu puluhan tahun itu bertujuan memberikan ruang untuk mulai menghilangkan bahan bakar radioaktif dan puing-puing yang sangat berbahaya dari reaktor yang rusak.

"Seperti pada pelepasan pertama, kami akan terus memantau kadar tritiumnya.Kami akan terus memberikan informasi kepada masyarakat dengan cara yang mudah dipahami berdasarkan bukti ilmiah," kata pejabat Tepco Akira Ono kepada wartawan, Kamis.

Meskipun Tiongkok melarang impor makanan laut Jepang, kapal-kapal Tiongkok dilaporkan terus menangkap ikan di lepas pantai Jepang di wilayah yang sama dengan tempat kapal-kapal Jepang beroperasi.

Rahm Emanuel, duta besar AS untuk Jepang, pekan lalu mengunggah foto-foto yang menurutnya adalah kapal nelayan Tiongkok di lepas pantai Jepang pada 15 September.

"Mereka bilang sebuah gambar dapat mewakili ribuan kata. Kapal Tiongkok yang menangkap ikan di lepas pantai Jepang pada tanggal 15 September, terkena embargo makanan laut Tiongkok dari perairan yang sama," kata Emanuel di platform media sosial X (Twitter).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

32 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.