Dipuji dan Dicaci, Raja Media Rupert Murdoch Mundur dari Industri Media Inggris
📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 10:49 WIB | Oleh: Lili Lestari"Tidak ada kesepakatan mengenai isu-isu yang berkaitan dengan media dan Rupert Murdoch, atau bahkan dengan orang lain, baik tersurat maupun tersirat," kata Blair pada investigasi tahun 2012 mengenai etika media, yang dipicu oleh pengungkapan yang mengguncang kerajaan Murdoch di Inggris.
Pada 2011 terungkap bahwa karyawan News of the World menguping telepon selebriti, politisi, bangsawan, dan bahkan remaja korban pembunuhan. Murdoch terpaksa menutup surat kabar tersebut, beberapa eksekutif diadili dan mantan editor Andy Coulson dipenjara.
Sejak itu, News Corp. milik Murdoch telah membayar puluhan juta sebagai kompensasi kepada orang-orang yang diduga menjadi korban, termasuk banyak orang yang mengatakan bahwa mereka menjadi sasaran The Sun.
Pangeran Harry adalah salah satu selebritas yang saat ini menggugat The Sun atas dugaan peretasan, namun surat kabar tersebut tidak pernah mengakuinya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Murdoch mengecam peretasan telepon dan kelakuan buruk media lainnya, namun mengklaim dia tidak menyadari ruang lingkupnya dan menyalahkan sejumlah kecil staf yang nakal.
Sebagai seorang wartawan, Murdoch merasakan pada 1980-an bahwa media sedang berubah dan televisi berbayar akan menjadi landasan utama masa depan. Dia meluncurkan saluran satelit Sky Television dari kawasan industri London pada 1989 dengan apa yang dia akui sebagai "sayap dan doa."
Sky hampir runtuh pada awalnya tetapi diselamatkan ketika Murdoch mendapatkan hak untuk menayangkan pertandingan sepak bola Liga Premier secara langsung pada 1992. Olahraga membantu perusahaan tersebut, yang kemudian dikenal sebagai BSkyB, menjadi raksasa penyiaran Inggris.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun skandal peretasan telepon memaksa Murdoch membatalkan tawaran untuk mengambil kendali penuh atas Sky, di mana ia memegang sekitar 40 persen sahamnya.Dia menjual sahamnya di penyiar tersebut ke Comcast pada 2018.
Murdoch masih memiliki surat kabar Times, Sunday Times dan Sun serta saluran berita Talk TV yang sedang mengalami kesulitan, namun banyak pengamat industri menduga Lachlan Murdoch, yang kurang tertarik pada surat kabar dibandingkan ayahnya, pada akhirnya akan membuang surat kabar Inggris.
Untuk saat ini, Rupert Murdoch tetap menjadi magnet bagi mereka yang berkuasa dan mencari kekuasaan di Inggris.Daftar tamu untuk pesta musim panasnya pada bulan Juni di antaranya Perdana Menteri Rishi Sunak, banyak anggota Kabinetnya dan pemimpin oposisi Partai Buruh Keir Starmer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!