Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PM Jepang Ingin Bentuk Sistem Pinjaman Negara Berkembang Saat Pandemi

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 17:23 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PM Jepang Ingin Bentuk Sistem Pinjaman Negara Berkembang Saat Pandemi Doc: Kyodo

NEW YORK - Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, mengungkapkan niatnya untuk membentuk sistem pinjaman guna membantu negara-negara berkembang merespons pandemi dengan cepat.

Hal itu diutarakan PM Kishida dalam pertemuan internasional di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (21/9).

"Dalam pertemuan itu, para delegasi membahas kemajuan janji yang dibuat dalam pertemuan para menteri kesehatan G7 di Jepang pada awal tahun ini mengenai cara menanggapi kemungkinan terjadinya wabah penyakit menular di masa depan," lapor kantor berita NHK, Jumat (22/9).

PM Kishida mengatakan komunitas internasional perlu meningkatkan upaya untuk mencegah, mempersiapkan dan merespons potensi krisis kesehatan di masa depan. Ia pun mengatakan bahwa ketika terjadi krisis penyakit menular, penting adanya akses yang adil terhadap vaksin dan dana diberikan tanpa penundaan.

PM Kishida juga menyatakan bahwasistem pinjaman akan mengambil pelajaran dari pandemi virus korona. Ia menyebutkan sistem tersebut akan menyediakan dana secara fleksibel, seperti di saat wabah penyakit menular belum dinyatakan sebagai pandemi. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

OJK-Komdigi Bersinergi Putus Ekosistem Judi Online

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Nasional
Kemenperin Dukung Pelestari...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.