Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Koreksi Lanjutan

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 08:54 WIB | Oleh:
Berpotensi Koreksi Lanjutan Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren negatif jelang akhir pekan ini. Pergerakan IHSG diperkirakan masih dipengaruhi laporan kinerja emiten.

Analis senior Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menilai peluang tekanan terhadap IHSG masih terlihat cukup besar di tengah masih maraknya laporan kinerja emiten kuartal II-2023. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (22/9), berpeluang tertekan dan bergerak di kisaran 6.889-7.054.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/9) sore, ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global. IHSG ditutup melemah 20,21 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.991,47. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,77 poin atau 0,39 persen ke posisi 966,65.

"Bursa Asia mengikuti penurunan di Amerika Serikat (AS) semalam, karena The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil, namun juga mengisyaratkan kenaikan suku bunga sekali lagi sebelum akhir tahun," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, kemarin.

Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di level 5,25 sampai 5,5 persen, namun terdapat indikasi akan ada satu kali kenaikan suku bunga lagi yang diperkirakan terjadi sebelum akhir tahun 2023 ini.

The Fed merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,1 persen tahun ini, atau naik dua kali lipat lebih dibandingkan 1 persen pada proyeksi Juni 2023, kemudian, ekonomi AS diperkirakan tumbuh 1,5 persen pada 2024, dibandingkan 1,1 persen pada proyeksi sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.