Tingkatkan Kompetensi Tukang Bangunan Semen Merah Putih Adakan Pelatihan dan Sertifikasi
📅 Kamis, 21 Sep 2023, 20:08 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: istimewa
JAKARTA - Peran tukang bangunan sebagai bagian dari tenaga kerja bangunan sangatlah penting. Kemampuan tukang yang bekerja di lapangan menentukan kualitas bangunan, sehingga mereka sertifikasi sebagai bukti atas kompetensi yang dimiliki.
Berkomitmen untuk Membangun Pondasi Negeri yang Lebih Baik, Semen Merah Putih bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) melaksanakan sertifikasi tenaga kerja konstruksi atau tukang bangunan
Program sertifikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman para pekerja bangunan dengan pelatihan yang komprehensif. Program ini juga akan melibatkan para ahli dan praktisi terkemuka di bidang konstruksi, guna dapat menciptakan lebih banyak pekerja bangunan bersertifikasi, meningkatkan peluang kerja, dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
"Peran Instansi pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat," kata Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah III (BJKW III) Jakarta Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Samuel E. D. P. Tampubolon, di Jakarta Kamis (21/9).
Ia menyampaikan bahwa pemerintah melalui BJKW III Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikasi. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai instansi pemerintah yang diamanatkan oleh Undang undang untuk meningkatkan ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat bidang konstruksi, Balai Jasa Konstruksi Wilayah III DKI Jakarta menyambut baik keikutsertaan Semen Merah Putih dan Gapensi yang berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan lebih banyak tenaga kerja konstruksi bersertifikasi, meningkatkan peluang kerja, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi tenaga kerja konstruksi Indonesia," tutur Samuel.
Pelatihan dan sertifikasi pekerja konstruksi ini kata dia sangat penting karena pelatihan ini akan membidik 3 dimensi kompetensi. Pertama adalah pengetahuan (knowledge), kedua keahlian (skill), dan ketiga sikap (attitude) tenaga kerja konstruksi di Indonesia sehingga dapat disebut kompeten.
Tak hanya memberi apresiasinya pada Semen Merah Putih, Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta akan terus mendukung berbagai program pelatihan dan sertifikasi pekerja konstruksi sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sekretaris Umum Badan Pengurus Daerah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (BPD Gapensi) DKI Jakarta Lambok Rumapea, menjelaskan bahwa, sebagai wadah asosiasi jasa konstruksi atau kontraktor, Gapensi memiliki fungsi melakukan pembinaan terhadap badan usaha anggotanya. Salah satu yang dilakukan antara lain mendorong para pekerja di badan usaha anggota untuk melakukan pelatihan-pelatihan.
Dengan pelatihan mereka bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi, karena semua badan usaha jasa konstruksi dituntut untuk semakin profesional, kompeten dan berdaya saing. Salah satu legitimasinya adalah berbentuk sertifikasi pada tenaga kerjanya.
"Sertifikasi pekerja konstruksi memang persyaratan yang diamanatkan undang undang bagi pelaku bisnis dalam melakukan projek baik pemerintah maupun swasta. Selain itu sertifikasi juga memiliki banyak manfaat penting bagi tenaga kerja itu sendiri. Sertifikasi dapat membantu meningkatkan peluang kerja, meningkatkan mutu kerja, meningkatkan keahlian dan pengetahuan, dan akhirnya tentu meningkatkan pendapatan," jelas Lambok.
Dirinya menyambut baik dengan adanya kerjasama yang dilakukan bersama Semen Merah Putih, BJKW III Jakarta dan Gapensi DKI Jakarta. Menurutnya, melalui kerjasama ini peran dan tanggung jawab Gapensi untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, para anggotanya dapat terlaksana dengan baik. Dengan cara ini nilai jual para tukang dan mandor dapat ditingkatkan lebih baik lagi. Selain itu sertifikasi juga akan membuat mutu pekerjaan konstruksi yang dilaksanakan akan lebih terjamin.
GM Sales dan Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, Oza Guswara berharap bahwa Semen Merah Putih dapat berperan serta dalam memberikan tenaga kerja konstruksi Indonesia keterampilan aplikasi yang tepat, kompetensi, keunggulan mutu kerja dan daya saing. Salah satunya adalah secara reguler melakukan program pelatihan dan sertifikasi tukang dan mandor, yang berada dalam program Mandor PIntar Institute, sebagai komunitas tukang dan mandor binaan Semen Merah Putih untuk selalu dapat meningkatkan kompetensinya.
Sebagai bentuk nyata komitmen Semen Merah Putih dalam menyediakan produk-produk yang berkualitas guna menunjang standar mutu bangunan dan rumah Indonesia. Bukan hanya itu kegiatan ini sekaligus juga sebagai dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan program pemerintah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!