Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lestarikan Kebaya, Perhimpunan Kebayaku Gelar Fashion Show

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 16:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestarikan Kebaya, Perhimpunan Kebayaku Gelar Fashion Show Doc: istimewa
Ket. Perhimpunan Kebayaku Lestarikan Kebaya Peranakan Indonesia – Tionghoa Lewat Fashion Show dan Talkshow.

JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-14 tahun, Perhimpunan Kebayaku menggelar peragaan busana Kebaya, talkshow, sekaligus pemberian penghargaan kepada tokoh yang selama ini konsisten mengusung dan melestarikan kebaya.

"Seharusnya peringatan ulang tahun Perhimpunan Kebayaku ini pada bulan April lalu, namun saat itu bertepatan dengan bulan suci Ramadan, akhirnya hari ini baru terlaksana peringatan HUT Perhimpunan Kebayaku yang ke-14. Peringatan tersebut kami tandai lewat pagelaran peragaan busana fashion show atau. Serta talkshow seputar kebaya sekaligus juga pemberian penghargaan kepada UMKM (usaha kecil mikro menengah) Kebaya bordir, serta beberapa tokoh yang konsisten berkarya lewat kebaya, dan ikut berperan dalam melestarikan kebaya,"ungkap Ketua Perhimpunan Kebayaku, Nunun Daradjatun, Jakarta, Rabu (20/9).

Dijelaskan Nunun, selain dirinya, founder dari Perhimpunan Kebayaku ini ada empat wanita hebat lainnya yang peduli dengan keberadaan dan perkembangan Kebaya di Indonesia, yakni Sendy Dede Yusuf, Tata Rusdi, Rosa Pati Djalal, Siti Garsiah Tampi.

Adapun Visi dan Misi Perhimpunan Kebayaku, yakni melaksanakan dan mengembangkan Kebaya agar semakin menancapkan jati dirinya sebagai Busana Nasional Indonesia sehingga bisa menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Sendy Dede Yusuf yang saat itu memoderatori Talkshow, bersama nara sumber Fashion Guru Kebaya Peranakan Indonesia-Tionghoa, Musa Widyatmodjo, ikut memberikan edukasi kepada perempuan Indonesia yang hadir seputar Kebaya Peranakan Indonesia-Tionghoa yang menjadi tema peringatan HUT Perhimpunan Kebayaku kali ini.

"Tadi Fashion Guru kota, Musa Widyatmodjo menjelaskan Seputar sejarah dan ciri dari Kebaya Peranakan Indonesia-Tionghoa tersebut. Salah satu ciri Kebaya adalah kancing di depan, bukan di belakang atau berbentuk resleting," papar Sendy.

Ditambahkan Nunun, Kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia itu melalui perjalanan yang cukup panjang silang budaya dari Arab, Tiongkok, dan Portugis. Tak heran jika muncul istilah Kebaya Peranakan Indonesia-Tionghoa.

Dalam fashion show yang menampilkan kebaya rancangan desainer Sellia dan Musa Widyatmodjo itu dibawakan dengan cantik oleh beberapa peragawati profesional, serta para wanita pekerja seni atau selebritis, seperti aktris Senior Marini Soerjosoemarno, Widyawati, Rieta Amalia serta Dani Dahlan.

Dalam kesempatan itu, Perhimpunan Kebayaku juga memberikan penghargaan kepada UMKM dan sejumlah tokoh yang ikut berperan dalam melestarikan kebaya, yakni Sellia Rumah Kebaya sebagai Tokoh UMKM Kerajinan Bordir Kebaya Peranakan Indonesia Tionghoa, Haryati Bordir sebagai Tokoh UMKM Kerajinan Bordir Kebaya Peranakan Indonesia Tionghoa, Musa Widyatmodjo sebagai Fashion Guru Narasumber Kebaya Peranakan Indonesia Tionghoa.

Serta Ira Avisha sebagai Founder & Owner Quickglam Clinic, Norma Damanik Hasibuan sebagai Tokoh Inspirasional Berkebaya Indonesia, Drg. Devya Linda sebagai Tokoh Pemerhati Budaya Kebaya Indonesia, Inna Auwines sebagai Pencinta Kebaya, Hj. Lury Elza Alex Noerdin, sebagai Pencinta Kebaya, Sahlah Sapari sebagai Pencinta Kebaya dan Novita Ikasari sebagai Pencinta Kebaya.

"Kami berharap kebaya di Indonesia akan terus lestari dan berkembang, serta disukai oleh seluruh generasi, termasuk generasi muda,"pungkas Nunun yang juga diamini oleh Sendy dan seluruh founder Perhimpunan Kebayaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.