Putra Raja Serukan Diskusi UU Sensitif
📅 Rabu, 20 Sep 2023, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Lillian SUWANRUMPHA
BANGKOK - Putra raja Thailand telah menyerukan dilakukannya diskusi terbuka untuk membahas undang-undang yang melarang penghinaan terhadap keluarga kerajaan (lese majeste), sebuah topik sensitif yang telah menyebabkan ratusan orang diadili dalam beberapa tahun terakhir.
Vacharaesorn Vivacharawongse, putra kedua Raja Maha Vajiralongkorn, menyampaikan komentar tersebut setelah mengunjungi sebuah pameran di New York, Amerika Serikat (AS).
Undang-undang tersebut dimaksudkan untuk melindungi raja dan keluarga dekatnya dari hampir semua kritik dan setiap pelanggaran bisa mengakibatkan hukuman yang berat.
"Setiap orang harus berbagi pendapat berdasarkan pengalaman yang berbeda," tulis Vacharaesorn dalam bahasa Thailand diFacebook.
Agustus lalu, Vacharaesorn melakukan kunjungan tak terduga ke Thailand dan kunjungan itu merupakan yang pertama dalam hampir dua dekade, setelah ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di luar negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kunjungannya terjadi pada saat yang sensitif bagi keluarga kerajaan Thailand, karena putri tertua raja, Putri Bajrakitiyabha Mahidol, dirawat di rumah sakit setelah pingsan dan kehilangan kesadaran pada Desember lalu.
Raja Maha Vajiralongkorn yang memiliki tujuh anak dari empat pernikahannya, belum secara resmi menunjuk ahli warisnya, meskipun peraturan suksesi Thailand lebih mengutamakan anak laki-laki.AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!