Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Integritas, KPK Ajak Mahasiswa Berkolaborasi Cegah Korupsi

📅 Rabu, 20 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Integritas, KPK Ajak Mahasiswa Berkolaborasi Cegah Korupsi Doc: ANTARA/HO-Humas KPK
Ket. Juru Bicara KPK Ali Fikri (tengah) saat berbicara dalam Talkshow Urgensi Integrasi dan Kolaborasi Pemberantasan Korupsi di Institut Teknologi dan Bisnis Asia di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (19/9/2023).

Malang - Perkuat integritas, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak mahasiswa dan generasi muda Indonesia untuk berkolaborasi dalam mencegah munculnya tindak pidana korupsi yang memiliki modus operandi semakin beragam.

Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam "Talkshow Urgensi Integrasi dan Kolaborasi Pemberantasan Korupsi" di Institut Teknologi dan Bisnis Asia di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, mengatakan bahwa pada tahun 2011-2020modus korupsi penyelenggara negara berkembang sangat kompleks.

"Ini dikarenakan teknologi yang semakin berkembang di mana pemanfaatan teknologi semakin canggih, platform yang dapat digunakan beragam, serta adanya uang digital," kata Ali.

Ali menjelaskandengan adanya perkembangan teknologi tersebut yang menjadi tantangan aparat penegak hukum (APH) untuk menemukan pejabat negara yang secara diam-diam melakukan tindak pidana korupsi.

Menurutnya, dengan kondisi tersebutKPK mengajak para mahasiswa dan generasi muda Indonesia yang memiliki pengetahuan bidang teknologi untuk turut dalam upaya pencegahan korupsi.

"Harapannya, teman-teman dapat menciptakan teknologi yang bisa mengantisipasi adanya perilaku koruptif pejabat negara," tambahnya.

Ia menambahkantantangan lainnyaterkait dengan pemahaman masyarakat tentang dampak korupsi itu sendiri, khususnya yang menjadikan masyarakat sebagai korban. Oleh karena itu, KPK tidak hanya mengandalkan upaya penindakan dan penangkapan saja.

"Namun juga menerapkan strategi pencegahan serta pendidikan bagi setiap elemen masyarakat," katanya.

KPK membangun strategi trisula yang bergerak secara simultan, yakni strategi pendidikan untuk mengurangi niat melakukan tindak pidana korupsi, pencegahan untuk menutup celah korupsi, penindakan untuk memberikan efek jera, dan dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Karena kejahatan muncul jika ada niat dan kesempatan," katanya.

Wakil Rektor 1 Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Faturrohman menambahkansebagai warga negarapenting mewujudkan kolaborasi bersama melalui edukasi dan pencegahan untuk meminimalisasi tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Kami harap mahasiswa dengan pola pikir dan kekritisannya bisa menjadi jembatan informasi antara pemerintah kepada masyarakat untuk ikut memberikan edukasi tentang nilai antikorupsi," ujar Faturrohman.

Dalam kesempatan itu, KPK memaparkan program pencegahan unggulan "Jaringan Pencegahan Korupsi Indonesia" (JAGA.id) dan Survei Penilaian Integritas (SPI). Program tersebut memberikan keterbukaan informasi seputar pencegahan baik di lingkup pusat maupun daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.