Berpotensi Koreksi Terbatas
📅 Selasa, 19 Sep 2023, 07:30 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan koreksi terbatas, hari ini (19/9), menyusul sikap pasar yang cenderung menunggu hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed. Meski demikian, dalam jangka panjang, IHSG diperkirakan masih dalam tren konsolidasi alias menguat.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya menilai peluang koreksi wajar di tengah membaiknya kinerja emiten menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan investor mengakumulasi pembelian. IHSG dalam jangka panjang masih berada dalam jalur uptrend, serta kondisi perekonomian yang masih berada dalam kondisi stabil, tercermin dari data perekonomian yang telah terlansir. William memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Selasa (19/9), bergerak di kisaran 6.889-7.023.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (18/9), ditutup turun mengikuti pelemahan bursa saham kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 46,71 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.936,08. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,35 poin atau 0,56 persen ke posisi 955,84.
"IHSG dan bursa Asia memang saat ini dipengaruhi oleh kekhawatiran pelaku pasar, karena investor menantikan kebijakan moneter The Fed pada Kamis dini hari nanti yang akan menjadi acuan," ujar Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!