Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Palu Kembali Luncurkan Program DAHSAT Atasi Stunting

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 09:00 WIB | Oleh:
Pemkot Palu Kembali Luncurkan Program DAHSAT Atasi Stunting Doc: Dok. Pemkot Palu

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu kembali melaunching program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) di Kampung Keluarga Berkualitas, di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara pada Selasa (12/9). Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan, seperti demo masak sehat atasi stunting yang digelar di Posyandu Anggrek, Jalan Malino, Kelurahan Taipa.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, berharap, kegiatan ini menjadi program kerja sama antara pemerintah dengan elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan kepada dinas terkait agar program "DAHSAT" harus terus berjalan, sehingga penguatan-penguatan harus terus dilakukan.

"Di samping itu juga, pastikan stunting di masing-masing wilayah terukur dengan baik agar menjadi target bagi Pemerintah Kota Palu," kata Hadi, dikutip dari laman resmi Instagram Pemkot Palu, Kamis (14/9).

"Pastikan terukur," tegasnya.

Hadi menjelaskan, tugas pemerintah adalah memberikan pendampingan dan memastikan masyarakat betul-betul terdampingi dengan baik.

"Masa kita keluarkan anggaran ratusan juta hingga miliaran, tapi hasilnya sama. Saya tidak mau," ucapnya.

Ia berharap agar semua komponen berkomitmen untuk terus menekan angka stunting di Kota Palu hingga di masa mendatang.

"Saya tidak mau dibilang kota kita, kota stunting. Walaupun wali kotanya stunting, jangan. Sudah cukup kita yang stunting, jangan lagi kita punya anak. Kita harus memperbaiki keturunan hari ini," ujar Hadi.

Lebih lanjut, kata Hadi, program "DAHSAT" harus berjalan, jangan hanya berharap partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, program "DAHSAT" tidak boleh jadi pengharapan pemerintah kepada masyarakat, tetapi masyarakat yang berharap kepada pemerintah.

"Tapi kalau masyarakat kemudian berkeinginan berkontribusi, itu silahkan," tandasnya.

Pemkot Palu juga memprioritaskan pemberian makanan tambahan kepada bayi di bawah dua tahun (baduta) sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan stunting atau tengkes di daerah tersebut.

"Intervensi makanan tambahan bergizi sangat penting dilakukan guna mencegah potensi stunting dan memulihkan kondisi gizi anak terkena stunting," tutur Hadi.

Ia menjelaskan, program inovasi ini diluncurkan pada di 46 kelurahan secara bertahap, sebagai upaya Pemkot Palu memberikan layanan pemenuhan gizi terhadap anak dalam mendukung tumbuhan kembangnya. Menurut dia, program tersebut melibatkan partisipasi masyarakat, kader posyandu, tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP-PKK) pada masing-masing kecamatan dan kelurahan.

"Kolaborasi dibutuhkan dalam percepatan penanganan stunting, pemerintah sulit mewujudkan aksi konvergensi tanpa dukungan semua pihak di daerah ini," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.