Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Latihan Pernapasan Bantu Tingkatkan Kesehatan Usus

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 13:09 WIB | Oleh:
Latihan Pernapasan Bantu Tingkatkan Kesehatan Usus Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Meskipun pola makan penting untuk mengelola dan meningkatkan kesehatan usus, faktor-faktor lain juga dapat berperan. Kesehatan usus dapat memengaruhi tubuh, mulai dari memengaruhi siklus tidur hingga kesehatan usus yang buruk berpotensi meningkatkan risiko kecemasan dan depresi. Dan di sisi lain, aktivitas tertentu dapat memberikan dampak positif bagi usus dan pencernaan yang sehat, menurut dokter.

"Anda bisa bernapas untuk memperbaiki usus Anda," kata ahli gastroenterologi Will Bulsiewicz, M.D., penulis buku The Fiber Fueled Cookbook, dikutip dari Eating Well, Selasa (12/9).

Bulsiewicz menjelaskan bagaimana latihan pernapasan dalam yang lambat dapat membantu meningkatkan kesehatan usus. Inilah yang dia katakan dan bagaimana Anda dapat mulai menambahkan aktivitas sederhana ini ke dalam rutinitas Anda. Pertama, Bulsiewicz merujuk pada studi penelitian tahun 2022 yang diterbitkan oleh National Library of Medicine untuk mendukung klaimnya.

"Mereka melakukan uji coba terkontrol secara acak dengan menggunakan sekelompok orang yang mengalami sindrom iritasi usus besar yang didominasi sembelit," ucapnya.

"Dan pada dasarnya yang mereka lakukan adalah latihan pernapasan dalam selama 30 menit selama lima hari dalam seminggu. Dan mereka mengalami perbaikan yang luar biasa dalam enam minggu," lanjutnya.

Bulsiewicz menjelaskan bahwa penelitian ini menunjukkan bahwa latihan pernapasan dalam yang lambat selama 30 menit sehari menyebabkan berkurangnya rasa sakit, berkurangnya kembung, lebih banyak buang air besar, berkurangnya gejala IBS, sensasi dubur yang lebih baik, dan variabilitas detak jantung yang lebih tinggi.

"Ini adalah pernapasan yang lambat dan dalam. Ini adalah putaran 10 detik di mana Anda melakukan enam kali tarikan napas dalam satu menit, 4 detik masuk dan 6 detik keluar. Cobalah ini sekarang juga dan beritahu saya bagaimana perasaan Anda," ujarnya.

Intinya, meluangkan waktu untuk bernapas secara perlahan dapat membantu mendukung kesehatan usus dan pencernaan. Untuk cara-cara lain yang dapat membantu mendukung pencernaan yang sehat, cobalah beberapa makanan yang mudah ditukar yang akan membuat usus berterima kasih.

Seperti diketahui, latihan pernapasan yang baik dapat memberikan manfaat yang tidak hanya terbatas pada sistem pernapasan, tetapi juga pada kesehatan usus. Saat kita melakukan pernapasan yang dalam dan terkendali, beberapa hal positif dapat terjadi dalam tubuh yang berdampak pada sistem pencernaan.

Dalam keseluruhan, pernapasan yang baik dan terkontrol dapat mendukung kesehatan usus dengan mengurangi stres, meningkatkan sirkulasi darah, dan membantu seseorang lebih peka terhadap isyarat tubuh terkait pencernaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Luar Negeri
Polandia Ajak NATO Gelar La...
Advertisement
Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menteri Keuangan Gantikan Purbaya

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.